Konflik Pengemudi Civic dengan Swift di Bogor, Polisi Belum Temukan Identitas Pelaku Pengerusakan

Korban yang mengendari mobil Honda Civic itu dirusak oleh sejumlah orang menggunakan mobil Suzuki Swift berwarna hitam.

Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Ardhi Sanjaya
tangkapan layar/ist
Aksi pengerusakan mobil Honda Civic di sekitaran Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Satreskrim Polres Bogor sedang melakukan penyelidikan terhadap aksi pengerusakan mobil di sekitaran Stadion Pakansari, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.

Adapun akar masalah berdasarakan cerita yang dibagikan oleh korban dipicu salip menyalip kendaraan.

Korban yang mengendari mobil Honda Civic itu dirusak oleh sejumlah orang menggunakan mobil Suzuki Swift berwarna hitam.

Bahkan, pengendara roda dua dan juga orang-orang yang ada di sekitar lokasi kejadian ikut menghakimi pengendara Honda Civic yang mengaku bernama Ardy Yusuf.

Kasatreskrim Polres Bogor, AKP Teguh Kumara mengatakan korban sudah melaporkan kejadian tersebut.

Akan tetapi, ia mengaku belum bisa membeberkan secara rinci kejadian tersebut.

"Kalau (kronologi) yang sebenar-benarnya belum bisa dipastikan, kami baru mendengar kesaksian dari korban dan para saksi yang di TKP," ujarnya saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com, Rabu (27/3/2024).

Ia mengatakan, berdasarkan pengakuan korban, kronologi kejadian tersebut sama seperti yang diceritakan di media sosial.

"Kalau keterangan korban sama persis dengan yang diunggah korban di medsos," ungkapnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan saat ini masih melakukan pencarian terhadap orang-orang yang ada di dalam mobil Swift tersebut.

"Dari pihak terlapor kami masih penyelidikan untuk dapat identitas-identitasnya," pungkasnya.

Sebagai informasi,  berdasarkan cerita korban yakni Ardy Yusuf, awal mula dari permasalahan ini adalah ketika kendaraan tersebut terlibat saling salip-menyalip pada Sabtu (23/3/2024).

Ardy Yusuf mengatakan kejadian tersebut bermula saat dirinya melaju dari lampu merah Simpang Sentul mengarah ke Stadion Pakansari.

Kemudian, ia mengaku sudah tak tahan untuk buang air kecil sehingga mencoba untuk mendahului kendaraan losbak yang berada di depannya dari sebelah kiri.

Ketika sedang menyalip, tiba-tiba terdapat kendaraan roda empat Suzuki Swift yang juga menyalipnya dari kiri.

Menyadari ada kendaraan yang menyalip dari lajur paling kiri, ia pun banting stir ke kanan hingga nyaris terlibat kecelakaan fatal dengan kendaraan losbak yang disalipnya tersebut.

Situasi pun sempat kembali normal, Ardy Yusuf kembali melanjutkan perjalannya dengan posisi berada di belakang Suzuki Swift.

Namun, kata dia, orang yang berada di dalam mobil tersebut mengacungkan jari tengah kepadanya bahkan sesekali melakukan pengereman mendadak.

Ardy Yusuf yang sudah merasakan gelagat tak enak itupun berinisiatif untuk menyelesaikan permasalahan tersebut ke Polres Bogor.

Namun, belum sampai di Mako Polres Bogor, ketika sudah melewati Stadion Pakansari Ardy Yusuf mengaku tanpa bermaksud apa-apa menyalip kendaraan Swift tersebut hanya karena ingin buang air kecil.

Akan tetapi pengendara Swift itu nampak tidak terima dan kembali menyalipnya. Setelah berada di depan, mobil Swift berwarna hitam itu langsung berhenti mendadak hingga membuatnya harus berhenti.

Bahkan, Ardy Yusuf mengatakan akibat kendaraan di depannya berhenti mendadak mengakibatkan kecelakaan beruntun karena pengendara roda dua kaget.

Pengendara mobil Swift langsung turun bersama sejumlah orang dari dalam mobil dan marah terhadap Ardy Yusuf yang tak keluar dari dalam mobil.

Kemarahan itupun diikuti pengendara roda dua dan orang-orang disekitar yang melampiaskan emosinya dengan merusak mobilnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved