Idul Fitri 2024
Tata Cara Mandi sebelum Idul Fitri yang Sah, Lengkap dengan Bacaan Niat dan Rukunnya
Simak tata cara mandi sunnah untuk menyucikan diri sebelum Hari Raya Idul Fitri 2024 (1445 H), lengkap dengan bacaan niatnya.
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Simak tata cara mandi sunnah untuk menyucikan diri sebelum Hari Raya Idul Fitri 2024 (1445 H), lengkap dengan bacaan niatnya.
Biasanya, mandi ini dilakukan saat pagi di Hari Raya Idul Fitri.
Berikut ini adalah lafaz dari niat mandi sunnah Idulfitri:
نَوَيْتُ غُسْلَ عِيْدِ الْفِطْرِ سُنَّةً لِلهِ تَعَالَى
Nawaitul ghusla liraf'il hadasil akbari fardlal lillaahi ta'aalaa
Artinya: Aku niat mandi Idul Fitri, sunnah karena Allah ta'ala.
Hukum Mandi sebelum Idul Fitri
Lantas, apa hukum dari mandi sunnah Idul Fitri ini?
Syekh al-Baijuri dalam kitab Hasyiyatu Asy-Syaikh Ibrahim al-Baijuri ala Syarh al-Allamah Ibn al-Qasim al-Ghazi ‘ala Matn asy-Syaikh Abi Syuja’ menjelaskan, seseorang diperkenankan melaksanakan mandi sunnah ini mulai tengah malam atau 1 Syawal pada waktu dini hari.
ويدخل وقت هذا الغسل بنصف الليل
"Waktu masuknya mandi sunnah (Idul Fitri/Idul Adha) adalah pada tengah malam."
Namun, Syekh Sulaiman al-Bujairimi dalam kitab Tuhfah al-Habib ‘Ala Syarh al-Khathib menekankan bahwa waktu pelaksanaan mandi sunnah yang lebih utama adalah pada setelah terbit fajar.
Adapun yang dimaksud adalah mandi ini dianjurkan pada rentang waktu setelah Shalat Subuh hingga menjelang waktu pelaksanaan shalat Idul Fitri.
Mandi sunnah Idul Fitri adalah amalan yang dianjurkan sebagai persiapan menyambut hari raya Idul Fitri dengan hati yang bersih dan suci.
Baca juga: Lapar Mata dan Ngemil Ini Itu Saat Idul Fitri? Ini 7 Cara Mencegah Gula Darah Naik Saat Lebaran 2024
Baca juga: Simak 4 Cara Cegah Microsleep Saat Menyetir agar Mudik Lebaran 2024 Lancar dan Selamat
Baca juga: 5 Cara Menjawab Pertanyaan Kapan Nikah Saat Lebaran 2024: Senyumin Aja, Tak Perlu Pakai Emosi
Rukun Mandi
1. Membaca Niat
Membaca niat ini bisa diungkapkan dalam hati. Namun, lebih baik jika mampu melafalkan secara lisan.
2. Membasuh seluruh bagian luar tubuh, termasuk rambut dan bulu
Untuk bagian tubuh yang berbulu, air harus dapat mengalir ke kulit bagian dalam dan ke pangkal rambut/bulu.
Terkait niat, Ustaz Abdul Somad atau UAS dalam kajiannya menjelaskan, sangat dilarang menyebut nama Allah atau melafazkan niat mandi di dalam kamar mandi yang terdapat WC-nya.
“Apakah sah mandi di tempat ada (di dalam kamar mandi) WCnya? Sah, tidak jadi masalah. Hanya saja tidak boleh menyebut nama Allah di dalam (kamar mandi yang ada WCnya),” jelas UAS.
Karena itu, kata UAS, apabila ingin melaksanakan mandi yang di dalam kamar mandi ada WC, maka cukup diniatkan dalam hati saja kemudian mengguyur air ke seluruh badan.
“Tapi kalau tidak ada (WC-nya) baca (lafazkan) niat. Kalau ada, cukup di hati saja,” jelas UAS.
Tata Cara Mandi yang Sempurna dan Sah
Cara mandi dibagi menjadi dua.
Pertama, mandi biasa, yaitu meratakan air ke seluruh tubuhnya, termasuk berkumur dan membersihkan hidung.
Jika seseorang menyiramkan air secara merata ke seluruh tubuhnya maka sempurnalah kesuciannya.
Kedua, mandi yang sempurna, yaitu mandi seperti mandinya Rasulullah SAW.
Kendati demikian, cara mandi dengan meniatkannya dan mengguyurkan air keseluruh tubuh adalah benar dan sah.
Akan tetapi telah meninggalkan beberapa sunah yang tidak berpengaruh bagi keabsahan mandi.
Penjelasannya adalah bahwa mandi sunnah itu ada yang sempurna dan ada yang sekedar sah.
Adapun yang sekedar sah, maka cukup bagi seseorang melakukan yang wajib saja tanpa melakukan perkara-perkara sunah.
Cukup baginya niat bersuci, kemudian merataka air ke seluruh tubuh dengan berbagai cara, apakah di bawah shower atau berendam di sungai dan semacamnya, disertai dengan berkumur dan memasukkan air ke hidung.
Adapun mandi yang sempurna adalah dengan melakukan seperti yang dilakukan Rasulullah Nabi Muhammad SAW, yaitu dengan melakukan seluruh sunnah-sunnah mandi.
Adapun Imam al-Ghazali dalam Bidayatul Hidayah menjelaskan tata cara mandi yang sempurna dan sah adalah:
1. Saat memasuki kamar mandi, mulailah membasuh kedua telapak tangan terlebih dahulu.
2. Membersihkan segala kotoran yang menempel di tubuh termasuk membasuh kemaluan
3. Berwudhu sebagaimana tata cara wudhu sebelum shalat
4. Membaca Niat lalu mengguyur seluruh badan dari kepala hingga kaki sebanyak 3 kali
5. Menggguyur bagian badan sebelah kanan hingga tiga kali, kemudian bagian badan sebelah kiri juga hingga tiga kali.
6. Menggosokkan tangan ke seluruh badan, dan dimulai dari bagian badan sebelah kanan lalu mengguyur air secara merata.
7. Pindah dari tempat berdiri, lalu membasuh kedua kaki dengan air. Hal ini dilakukan karena dikhawatirkan bagian dalam telapak kaki tidak terkena air.
Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul Tata Cara Mandi Sebelum Idul Fitri, Lafaz dan Niat Doanya
Disimak Lagi Biar Nggak Lupa! Begini Tata Cara dan Niat Salat Idul Adha, Lengkap dengan Terjemahan |
![]() |
---|
Suasana Stasiun Bogor Hari Terakhir Libur Lebaran 2024, Jumlah Penumpang Tembus 130 Ribu |
![]() |
---|
Wisatawan Kapok Gara-gara Terjebak One Way, Pj Bupati Bogor Klaim Tak Macet di Puncak Selama Lebaran |
![]() |
---|
Arus Balik Libur Lebaran 2024 di Ciampea Bogor, Lalu Lintas Terkini Diklaim Kembali Normal |
![]() |
---|
Sedang Periksa Ban Mobil yang Pecah, Pria Asal Tegal Tewas Tertabrak di Tol Cipali |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.