Tanggapi Polemik Patung Dewi Kencana di Puncak Bogor, Abu Janda Sindir Warga: Sama Patung Aja Takut

Patung raksasa Dewi Kencana di objek wisata Pakis Hills, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor mengundang polemik. Abu Janda turut buka suara

Tayang:
Penulis: yudistirawanne | Editor: khairunnisa
TribunnewsBogor.com/Wahyu Topami/Wikipedia
Patung raksasa Dewi Kencana di objek wisata Pakis Hills, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor mengundang polemik. Abu Janda turut buka suara 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Polemik pembangunan patung raksasa Dewi Kencana di objek wisata Pakis Hills, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor masih jadi sorotan.

Terlebih warga yang mengaku dari Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor gencar menuntut agar patung raksasa Dewi Kencana di objek wisata Pakis Hills, Puncak, dibongkar.

Sebab warga menilai keberadaan patung bisa menimbulkan konflik karena keberadaannya dianggap haram oleh mereka yang diklaim memegang kearifan lokal.

Di tengah derasnya desakan pembongkaran tersebut, pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda, buka suara.

Abu Janda mengkritisi pernyataan orang-orang yang meminta agar patung raksasa Dewi Kencana dibongkar.

Pria yang kerap mengenakan blangkon itu menilai alasan permintaan pembongkaran patung raksasa Dewi Kencana tak masuk akal.

Abu Janda bahkan mempertanyakan gencarnya praktik prostitusi berkedok kawin kontrak bagi tamu Arab di kawasan Puncak Bogor.

Kecaman dan sindiran Abu Janda diungkapkan lewat akun Instagramnya @permadiaktivis2.

Abu Janda mengunggah tangkapan layar pemberitaan bahwa warga meminta Patung Dewi Kencana di Puncak Bogor dibongkar.

"Patung = haram, prostitusi berkedok kawin kontrak untuk tamu arab = harum," tulis Abu Janda di narasi tangkapan layar yang diunggahnya dilihat TribunnewsBogor.com, Selasa (23/4/2024).

"Sama patung aja takut, gimana mau lawan tank merkava," ujar Abu Janda.

Kolase - Patung raksasa Dewi Kencana di Puncak Bogor dan Abu Janda yang ikut angkat bicara.
Kolase - Patung raksasa Dewi Kencana di Puncak Bogor dan Abu Janda yang ikut angkat bicara. (Istimewa)

Protes warga

Sebelumnya warga yang mengaku berasal dari Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menuntut agar patung raksasa di objek wisata Pakis Hills dibongkar.

Patung Dewi Kencana atau Ratu Kencono Wungu itu merupakan seorang pemimpin perempuan Kerajaan Majapahit dengan nama asli Dyah Suhita.

"Kami, bersama ulama Puncak Bogor dan warga Tugu Selatan menolak patung ini. Kami sudah mengirim surat resmi kepada pemilik Pakis Hills untuk segera membongkar patung tersebut," kata Kepala Desa Tugu Selatan, Eko Windiana, pada TribunnewsBogor.com, Jumat (19/4/2024).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved