Kecelakaan Maut Siswa SMK

Sosok Suprayogi, Guru Idola Murid yang Tewas Bersama 9 Anak Didiknya dalam Kecelakaan di Subang

Guru SMK Lingga Kencana yang bernama Suprayogi (65) turut menjadi korban tewas bersama 9 muridnya yang bernasib serupa dalam kejadian kecelakaan maut

|
Editor: Naufal Fauzy
Facebook Tribun Jakarta
Guru SMK Lingga Kencana yang bernama Suprayogi (65) turut menjadi korban tewas bersama 9 muridnya yang bernasib serupa dalam kejadian kecelakaan maut di Ciater Subang pada Sabtu (11/5/2024) malam. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Guru SMK Lingga Kencana yang bernama Suprayogi (65) turut menjadi korban tewas bersama 9 muridnya yang bernasib serupa dalam kejadian kecelakaan maut di Ciater Subang pada Sabtu (11/5/2024) malam.

Kehilangan sosok guru Suprayogi membuat pihak keluarga, sekolah, hingga lingkungan tempat tinggalnya di Depok terpukul.

Hal ini diakui oleh Nasrullah, Humas Yayasan Kesejahteraan Sosial yang menaungi SMK Lingga Kencana di Sawangan, Minggu (12/5/2024).

Dia mengatakan bahwa Suprayogi merupakan sosok guru senior yang memiliki dedikasi besar sebagai seorang guru.

"Beliau sudah 15 tahun mengajar di sini (SMK Lingga Kencana). Pengabdiannya luar biasa dan itu jadi contoh bagi kami guru-guru di sini," tuturnya.

Supriyadi ini juga dikenal sebagai guru idola bagi murid-muridnya.

"Dia termasuk guru senior, jadi panutan kita," kata Nasrullah.

Selain menjadi guru idola murid, Suprayogi juga merupakan sosok yang juga memiliki kontribusi besar di lingkungan tempat tinggalnya.

Indra, Ketua RT 05/RW 03 Rangkapan Jaya Baru menjelaskan, Suprayogi menjadi sosok penggerak di lingkungannya.

Lewat ide dan gagasannya, lingkungan RT 05 RW 03 Rangkapan Jaya Baru menjadi maju.

“Pun menjadi guru beliau sangat diidolakan oleh murid-muridnya karena beliau supel, bergaul di masyarakat juga jadi motivasi kita,” kata Indra.

“Banyak sekali pembangunan di lingkungan ini dari ide-ide beliau,” sambungnya.

Kepergian Suprayogi menjadi luka mendalam bagi keluarga dan warga lingkungan Rangkapan Jaya Baru.

Hal yang serupa juga diungkpakan oleh Zaenal Arifin (58), salah satu adik almarhum.

"Semua orang di Parungbingung tahu dia orang yang ramah, suka bergaul dan komunikatif dengan semua orang," kata Zaenal.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved