Info Kesehatan

Tips Parenting - Ternyata Sel Otak Anak Bisa Rusak Karena Dibentak, Simak Penjelasan dr Aisah Dahlan

dr Aisah Dahlan menyebut bahwa sel otak pada anak bisa rusak jika dibentak oleh orang tuanya. Bahkan sel-sel otak bisa mati kalau dikasari.

Penulis: khairunnisa | Editor: khairunnisa
iStock
Tips Parenting yang harus diketahui orang tua adalah perihal bahayanya membentak anak. dr Aisah Dahlan menyebut bahwa sel otak pada anak bisa rusak jika dibentak oleh orang tuanya. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Perhatian untuk para orang tua, membentak anak ternyata tak bagus untuk perkembangan sel otaknya.

Sebab bentakan atau aktivitas membentak bisa membuat sel-sel otak pada anak menjadi rusak.

Hal tersebut diurai oleh dokter kenamaan sekaligus Ustazah Aisah Dahlan kala membahas Tips Parenting.

Diungkap Aisah Dahlan, anak yang sering dibentak orang tuanya akan mengalami kerusakan pada sel-sel otaknya.

Ulasan tersebut disampaikan Aisah Dahlan saat membahas isi buku dari peneliti dunia bernama Lise Elliot.

Dalam bukunya yang berjudul What's Going On In There menceritakan hasil penelitiannya soal pola asuh anak.

Diulas kembali oleh Aisah Dahlan, Lise Elliot melakukan sebuah percobaan untuk melihat perkembangan sel pada otak anaknya.

"Dia ( Lise Elliot) meneliti bayinya sendiri. Dia memasang alat khusus di kepala bayinya dan dihubungkan dengan komputer. Dia bisa melihat perkembangan otak anaknya," ungkap Aisah Dahlan dilansir TribunnewsBogor.com dari Andromedia Channel.

dr Aisah Dahlan menyebut bahwa sel otak pada anak bisa rusak jika dibentak oleh orang tuanya. Bahkan sel-sel otak bisa mati kalau dikasari.
dr Aisah Dahlan menyebut bahwa sel otak pada anak bisa rusak jika dibentak oleh orang tuanya. Bahkan sel-sel otak bisa mati kalau dikasari. (Wartakota/Ilustrasi)

Ketika memberikan ASI eksklusif kepada anaknya, Lise melihat gambaran indah dari sel-sel otak anaknya lewat komputer.

Di layar komputer terlihat sel-sel otak bayinya membentuk gambaran indah nan menyala saat sedang menyusui.

"Ketika bayinya bangun, dia memberikan ASI. Dia melihat sel otak itu membentuk gambarangan yang indah, bagus katanya. Kenapa kita menyusui sebisanya 2 tahun atau enam bulan," kata Aisah Dahlan.

Namun sel-sel di otak bayi Lise berubah drastis saat sebuah insiden dialaminya.

Saat sedang meminum ASI ibunya, bayi Lise tak sengaja menendang kabel komputer.

Hal itu sontak membuat Lise terkejut lalu berteriak kencang ke bayinya.

Tak disangka, tindakan spotan Lise justru membuat sel otak anaknya menjadi rusak.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved