Kasus Vina Cirebon
Dede Ngaku Jujur Siap Taruhkan Nyawa, Reza Indragiri Menantang: Apa Alasan Saya untuk Percaya ?
Pengakuan saksi Dede teman Aep soal kasus Vina Cirebon yang baru-baru ini yang menyeruak menjadi angin segar bagi para netizen
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Naufal Fauzy
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Pengakuan saksi Dede teman Aep soal kasus Vina Cirebon yang baru-baru ini yang menyeruak menjadi angin segar bagi para netizen.
Khususnya bagi netizen yang sudah kadung menuding Iptu Rudiana melakukan kesalahan dan ada rekayasa kasus di kasus Vina Cirebon.
Seperti diketahui bahwa Dede mengaku bahwa kesaksiannya di tahun 2016 soal kematian Vina dan Eky adalah kebohongan.
Saat itu Dede mengaku bahwa dirinya diarahkan Aep dan Iptu Rudiana untuk menjadi saksi atas narasi soal pembunuhan Vina dan Eky oleh gerombolan geng motor.
Meski pihak Iptu Rudiana melayangkan somasi karena merasa difitnah, Dede tetap menolak minta maaf kepada Iptu Rudiana.
Namun baru-baru ini Dede minta maaf secara langsung kepada para keluarga terpidana kasus Vina Cirebon.
Keluarga terpidana yang yakin bahwa para terpidana merupakan korban salah tangkap ini sampai menangis memeluk Dede.
Kepada keluarga terpidana, Dede mengaku siap taruhkan nyawa untuk pengakuannya yang dia klaim sejujur-jujurnya tersebut.
"Saya siap pasang badan, taruhan nyawa Dede," kata Dede kepada keluarga terpidana dikutip dari Youtube Dedi Mulyadi, Jumat (26/7/2024).
Baca juga: Kedoknya di Kasus Vina Dibongkar Dede Teman Aep, Iptu Rudiana : Saya Digiring Sebagai Orang Bersalah
Terpisah, Pakar Psikologi Forensik Reza Indragiri turut mengomentari pengakuan saksi Dede teman Aep ini.
Termasuk juga pengakuan saksi Liga Akbar yang memberikan pengakuan serupa dengan Dede sebelumnya.
Namun dari sisi pakar psikologi forensik, Reza tidak serta merta percaya begitu saja meski Dede dan Liga bersumpah sekalipun atas pengakuannya.
Reza berpendapat, memang pengakuan Dede dan Liga Akbar boleh jadi menyenangkan jutaan netizen yang sudah memandang bahwa ini kasus salah tangkap.
"Jadi kan seolah-olah ini membawa angin segar," kata Reza Indragiri dikutip dari Kompas TV.
Baca juga: Serangan Balik Iptu Rudiana ke Dede, Bantah Larang Hadir ke Persidangan: Salah Sendiri Gak Datang
Namun dia menjelaskan bahwa yang namanya keterangan manusia itu disimpulkan oleh psikologi forensik sebagai barang yang paling potensial mengganggu pengungkapan fakta.
Pengakuan atau kesaksian adalah barang yang paling merusak proses penegakan hukum.
"Jadi rekomendasinya jangan mengandalkan keterangan. Alhasil saya harus konsekuen dong, keterangan versi 2024, versi 2016 tetep saya pandang sebagai barang yang paling potensial mengganggu pengungkapan fakta," katanya.
Maka dari itu dia pun memberikan tantangan bagaimana caranya agar dirinya bisa percaya dengan pengakuan itu.
Meski dalam pengakuan itu baik Dede maupun Liga Akbar mengaku jujur.
Baca juga: Iptu Rudiana Bantah Arahkan Dede, Susno Duadji Tantang Ayah Eky Tunjukan Bukti: Jangan Ngomong Doang
"Makanya tanda petik, saya tantang nih, apa alasan bagi saya untuk percaya bahwa keterangan Liga Akbar dan Dede di tahun 2024 adalah jujur sejujurnya ?, apa alasan bagi saya untuk percaya itu ?," kata Reza.
Sebab, kata Reza, baik keterangan saksi di tahun 2016 maupun 2024 sama-sama mengandalkan daya ingat mereka.
Daya ingat ini menurut dia, rentan dengan fragmentasi dan distorsi.
"Dengan demikian, kalau kemudian keterangan-keterangan baru ini mau dijadikan sebagai novum tidak salah, tetapi ada baiknya disertai bukti-bukti tambahan berikutnya," ungkap Reza Indragiri.
Baca berita Tribunnews Bogor lainnya di Google News
Ikuti saluran Tribunnews Bogor di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t
Nasib Miris Terpidana Kasus Vina Cirebon Usai PK Ditolak MA, Kondisi Sudirman Memprihatinkan |
![]() |
---|
Ucil Mendadak Ciut Usai MA Tolak PK Kasus Vina Cirebon, Kini Tak Berani Lawan Iptu Rudiana |
![]() |
---|
Cerita Widi Mimpi Bertemu Vina Saat Sidang PK Saka Tatal, Bisikannya Jadi Pertanda Putusan MA |
![]() |
---|
PK Terpidana Kasus Vina Cirebon Ditolak, Penasihat Ahli Kapolri Lega: Polisi Tidak Perlu Repot Lagi |
![]() |
---|
Imbas Keputusan Mahkamah Agung, Ayah Terpidana Kasus Vina Cirebon Ngebatin, Berat Badan Turun 7 Kg |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.