Kasus Vina Cirebon

Polisi Bertato yang Sadis Siksa Terpidana Kasus Vina Cirebon, Pamer Botol Alkohol di Media Sosial

Inilah polisi bertato yang sadis siksa terpidana kasus Vina Cirebon di tahun 2016.

Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Vivi Febrianti
Kolase Facebook
Inilah polisi bertato yang sadis siksa terpidana kasus Vina Cirebon di tahun 2016. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Inilah polisi bertato yang sadis siksa terpidana kasus Vina Cirebon di tahun 2016.

Aksi penyiksaan yang dilakukan polisi bertato para terpidana kasus Vina Cirebon ini terungkap pada sidang Peninjauan Kembali (PK) Saka Tatal.

Di akun media sosialnya, polisi bertato itu sempat pamer botol alkohol usai vonis kasus Vina Cirebon.

Aksi sadis polisi bertato itu dibeberkan oleh Aldi, adik Eka Sandi terpidana kasus Vina Cirebon.

Aldi merupakan salah satu pemuda yang diamankan oleh Iptu Rudiana dan rekan-rekannya pada 31 Agustus 2016.

Ada 8 orang yang saat itu diamankan, mereka adalah Saka Tatal, Eko, Hadi Saputra, Eka Sandi, Supriyanto, Jaya, Sudirman, dan Aldi.

"Yang nangkap Pak Rudiana sama temannya, tiga orang," kata Aldi di sidang PK Saka Tatal.

Setibanya di Polres Cirebon Kota, kata Aldi, 8 pemuda itu langsung mendapat penyiksaan.

"Kami disiksa, diinjak, ditendang," bebernya.

Penyiksaan itu, kata Aldi, terus dilakukan hingga malam hari.

Dia bahkan sempat dipukul menggunakan gembok dan rambutnya dibakar.

Kemudian anak buah Iptu Rudiana juga sempat menyuruh Aldi dan para terpidana minum air kencing.

"Minum air kencing semua, satu gelas. Saya satu gelas, Saka satu gelas," jelas Aldi sambil menangis.

Delapan tahun berlalu, Aldi rupanya masih ingat nama-nama polisi yang menyiksa mereka.

Aldi mengingat dua anak buah Iptu Rudiana yang paling sadis.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved