Kuliner Bogor

Bakmie Asmara, Kuliner Bogor yang Tawarkan Cara Unik Menikmati Semangkuk Mie di Tepi Rel Kereta

Bakmie Asmara letaknya ada di samping rel kereta, sehingga kamu bisa mencicipi semangkuk mie sambil melihat commuter line melintas.

Editor: Tsaniyah Faidah
Aldiryadi Ferdinanto/Magang Universitas Pakuan
Menu yang disuguhkan Bakmie Asmara, uniknya tempat kuliner Bogor ini menawarkan pengunjungnya sensasi makan semangkuk mie di pinggir rel kereta. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH – Di Jalan RE. Martadinata, Cibogor, Kecamatan Bogor Tengah, ada tempat kuliner Bogor unik yang bisa kamu kunjungi.

Tempat kuliner Bogor ini adalah Bakmie Asmara, yang menawarkan cara unik dalam menikmati makanan.

Letaknya berada persis di samping rel kereta, sehingga kamu bisa mencicipi semangkuk mie sambil melihat commuter line melintas.

Tak hanya mie, ada juga pangsit, hingga gyoza yang dibuat secara homemade.

Mie yang kenyal, pangsit yang gurih, serta gyoza yang renyah dapat kamu nikmati dengan harga terjangkau.

Menu best seller-nya ada mie yamin, yang dibanderol dengan harga Rp 21.000 per porsi.

Momen ketika menyantap hidangan disertai gemuruh kereta yang melintas di tempat kuliner Bogor Bakmie Asmara.
Momen ketika menyantap hidangan disertai gemuruh kereta yang melintas di tempat kuliner Bogor Bakmie Asmara. (Aldiryadi Ferdinanto/Magang Universitas Pakuan)

Lokasinya yang strategis, suasana yang unik, serta harga terjangkau, membuat banyak orang rela menunggu giliran untuk mencicipi menu-menu di Bakmie Asmara.

Meski baru didirikan awal tahun 2024, tempat kuliner Bogor satu ini berhasil mencuri hati banyak pengunjung, baik dari Bogor maupun luar kota.

Muhammad Fadly Hakim (23) adalah sosok di balik tercetusnya hidangan unik ini.

Tak hanya tempatnya yang unik, di balik nama Bakmie Asmara juga tersimpan kisah mengharukan.

Fadly membuat nama bisnisnya dari nama mendiang sang ibunda, Leni Asmara.

Bagi Fadly, dibukanya usaha ini tak hanya sekadar bisnis melainkan sebuah penghormatan terhadap ibunya yang telah memberikan banyak pelajaran hidup berharga.

Sementara untuk pengunjung, Fadly tak ingin hanya sekadar menyuguhkan makanan, namun juga pengalaman unik yang membuat setiap kunjungan menjadi momen berkesan.

"Ke depan berencana mau menambah lebih banyak pilihan hidangan yang tetap mengedepankan cita rasa autentik dan kualitas home made," ucap Fadly.

(Aldiryadi Ferdinanto/Magang Universitas Pakuan)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved