Tampang Begal Sadis di Ciampea Bogor, 2 Algojo Ternyata Baru Terima Bayaran Rp 600 Ribu
Akan tetapi hingga kedua pelaku itu ditangkap polisi dan dalang dari kejahatan, AJ dan R hanya menerima uang sebesar 10 persen dari yang dijanjikan.
Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Damanhuri
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Dua pelaku pembunuhan berencana dengan modus begal di Jalan Cihideung Ilir, Desa Cihideung, Kecamatan Ciampea, Kabuparen Bogor diringkus polisi.
Aksi kejahatan yang menewaskan seorang berinsial IR (58) didalangi oleh S (57) yang telah meninggal dunia akibat gantung diri.
Sedangkan dua pelaku yang harus menjalani hukuman yakni AJ (37) dan DN alias R (28) yang diamankan di lokasi berbeda.
AJ diamakankan di wilayah Desa Cibanteng, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor pada 21 Oktober 2024.
Kemudian pelaku R diamankan di wilayah Desa Sukajadi, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor pada 22 Oktober 2024.
Kedua pelaku itupun dihadirkan dalam konferensi pers di lobi Mapolres Bogor dengan mengenakan baju tahanan berwarna biru dan tangan terborgol.
Para pelaku itupun terus tertunduk dengan wajah yang tertutup masker menghindari sorotan kamera awak media.
Wakapolres Bogor, Kompol Adhimas Sriyono Putra mengatakan, kedua pelaku yang berprofesi sebagai buruh harian itu dijanjikan uang jutaan rupiah untuk mengeksekusi korban oleh pelaku S.
"Jadi si S ini dia menjanjikan kepada dua rekannya tersebut awalnya mereka dijanjikan dengan pembayaran masing-masing Rp6 juta per kepala," ujarnya kepada wartawan, Kamis (24/10/2024).
Akan tetapi hingga kedua pelaku itu ditangkap polisi dan dalang dari kejahatan, AJ dan R hanya menerima uang sebesar 10 persen dari yang dijanjikan.
"Faktanya sampai para pelaku ini ditangkap, masing-masing pelaku baru dibayar Rp600 ribu oleh si S," ungkapnya.
Sebelumnya diberitakan, motif dibalik aksi pembegalan yang mengakibatkan korbannya tewas di Jalan Cihideung Ilir, Desa Cihideung Ilir, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, terungkap.
Rupanya aksi kriminal itu dilatarbelakangi oleh rasa sakit hati antara pelaku dengan korban dalam urusan hutang piutang senilai sekitar Rp8 juta.
Wakapolres Bogor, Kompol Adhimas Sriyono Putra mengatakan, aksi pembunuhan dengan modus pencurian ini diotaki oleh pelaku berinisial S (57) yang telah meninggal dunia.
S sakit hati terhadap korban berinisial IR (58) yang merupakan warga Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor yang telah menetap di Kampung Cihideung Udik, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor sejak tahun 2022.
"Jadi S ini memiliki hutang piutang terhadap korban IR, kemudian pada saat cara menagihnya mungkin ada kata-kata yang kurang enak, kurang tepat didengar oleh pelaku sehingga mengakibatkan sakit hati dan merencanakan pembunuhan ini," ujarnya, Kamis (24/10/2024).
Atas hal tersebut, S mengajak dua pelaku lain untuk melancarkan niat jahatnya yaitu AJ (37) dan DN alias R (28) yang kini telah diamankan oleh pihak kepolisian.
Kompol Adhimas Sriyono Putra mengatakan, kedua pelaku tersebut berperan untuk mengeksekusi rencana jahat yang telah diatur oleh S.
Rencana kejahatan tersebut sudah dilakukan sejak lama, namun baru terlaksana pada 30 September 2024 sekitar pukup 01.15 WIB.
Nyawa IR melayang di lokasi kejadian setelah dihantam oleh pelaku menggunakan benda tumpul berupa alu berukuran cukup besar yang terbuat dari kayu.
"Pelaku bonceng dua AJ dan R, si korban sendirian dipepet kemudian diberhentikan dan langsung dipukul kepalanya, S engga ikut," ungkapnya.
Selain nyawanya hilang, kendaraan roda dua korban jenis Honda Beat pun raib digondol pelaku.
Kendaraan milik korban itu dijual oleh pelaku AJ kepada saudaranya ke wilayah Kedupandak, Cianjur, Jawa Barat dengan harga Rp 2,7 juta.(*)
Anaknya Diamankan karena Hendak Ikut Demo di Jakarta, Orang Tua Kesal : Pengen Saya Gebuk |
![]() |
---|
Polisi Temukan Ratusan Pelajar di Bogor yang Mau Ikut Demo ke Jakarta Pakai Iuran Rp10.000 |
![]() |
---|
Amankan Ratusan Pelajar yang Akan Ikut Demo ke Jakarta, Polres Bogor Temukan Grup WA Isi 457 Anggota |
![]() |
---|
Polres Bogor Amankan 197 Pelajar yang Akan Berangkat Demo ke Jakarta, Begini Nasib Mereka |
![]() |
---|
Hendak Ikut Demo ke Jakarta, Pelajar di Kabupaten Bogor Berkamuflase Gunakan Pakaian Bebas |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.