Breaking News

Pilwalkot Bogor 2024

Lahan Pertanian di Kota Bogor Semakin Tipis, Cawalkot Rena Da Frina Beri Solusi Ciamik

Lahan pertanian di Kota Bogor kini sudah semakin tipis setelah banyak lahan sudah menjadi tempat pembangunan.

Tayang:
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Yudistira Wanne
Istimewa
Cawalkot Bogor nomor urut 4 Rena Da Frina. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Lahan pertanian di Kota Bogor kini sudah semakin tipis setelah banyak lahan sudah menjadi tempat pembangunan.

Seperti terpantau di kawasan Bogor Tengah, Kota Bogor, kawasan ini sudah sulit ditemukan lahan pertanian.

Lahan-lahan yang ada di kawasan ini hanya padat dengan rumah-rumah warga dan gedung.

"Saya rasa kalau untuk lahan pertanian itu kalau dari luas kota Bogor itu kurang dari 10 persen ya, 10% itu sudah banyak, 5% paling," kata Cawalkot Bogor nomor urut 4 Rena Da Frina.

Lahan pertanian yang tersisa ini, kata dia, berada wilayah Kecamatan Bogor Barat, Bogor Selatan dan sedikit di wilayah Bogor Timur.

"Kalau di Bogor Tengah udah nggak ada lagi," kata Rena.

Pemerintah Kota Bogor sendiri, kata Rena, juga tidak memiliki lahan pertanian.

Lahan pertanian yang tersisa adalah milik warga yang tetap dipertahankan.

Agar lahan pertanian ini tetap dipertahankan, kata Rena, perlu adanya perjanjian antara pemerintah dan pemilik lahan.

"Mungkin sebaiknya kita pemerintah nantinya dengan pihak swasta yang pemilik lahan itu membuat semacam MoU untuk bagaimana bisa mempertahankan itu, tapi juga menjanjikan kepada mereka bahwa itu dijadikan objek wisata tetap dijadikan untuk lahan pertanian," katanya.

"Bagaimana kita bisa membatasi ketika konversi lahan pertanian itu dirubah menjadi untuk perumahan dan sebagainya. Harus ada regulasi jelas supaya memang walaupun tidak banyak tapi ada," ungkapnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved