Pilbup Bogor 2024

Duh! Ribuan Surat Suara Pilbup Bogor 2024 Nyasar ke Serang

Divisi Hukum KPU Kabupaten Bogor, Adi Saputro membenarkan jika ribuan surat suara calon Bupati Bogor dan Wakil Bupati Bogor nyasar ke Serang

Editor: Yudistira Wanne
TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani
Petugas sedang melakukan pengemasan surat suara di gudang logistik KPU Kabupaten Bogor di wilayah Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Divisi Hukum KPU Kabupaten Bogor, Adi Saputro membenarkan jika ribuan surat suara calon Bupati Bogor dan Wakil Bupati Bogor nyasar ke wilayah Kabupaten Serang, Provinsi Banten.

Adi Saputro membeberkan jika surat suara calon Bupati Bogor dan wakilnya yang nyasar itu sebanyak 1.058.

Surat suara calon Bupati Bogor yang nyasar tersebut diketahui pertama kali oleh Bawaslu Kabupaten Serang, pada Senin 4 November 2024.

"Iya benar," kata Adi Saputro, Selasa (5/11/2024).

"Ribuan surat suara calon Bupati Bogor nyasar ke Kabupaten Serang yang diketahui kala melakukan pengawasan proses penyortiran dan lipat suara, di gudang logistik KPU Kabupaten Serang," sambungnya.

Lebih lanjut, Adi Saputro menjelasakan, KPU Kabupaten Bogor saat ini tengah melakukan mitigasi serta menangani masalah permasalahan yang terjadi.

"Saat ini sudah dimitigasi dan ditangani," tegas Adi Saputro.

Urusan penyedia

Di sisi lain, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Serang menilai tertukarnya 1.058 lembar surat suara Pilkada Kabupaten Serang dengan Kabupaten Bogor merupakan urusan penyedia. 

KPU hanya memberikan master surat suara saja.

“Itu (surat suara yang tertukar) urusan penyedia, bukan urusan KPU. Yang jelas, kita memberikan master surat suara Kabupaten Serang,” ujar Ketua KPU Kabupaten Serang, Muhamad Nasehudin.

Naseh mengatakan, pihaknya saat ini tengah melakukan penyortiran surat suara Pilkada Kabupaten Serang

Pihaknya khawatir ada surat suara yang terkirim ke daerah lain.

“Surat suara (yang tertukar hasil penyortiran) selanjutnya kita buat berita acara dan menyerahkan ke penyedia untuk diganti,” kata Naseh.

Naseh mengaku, dari proses penyortiran, pihaknya juga menemukan adanya surat suara yang rusak baik untuk Pilkada Kabupaten Serang dan Provinsi Banten.

“Yang rusak kita amankan dan minta diganti ke penyedia. Karena kita dikirim pas (sesuai) jumlah DPT (Daftar Pemilih Tetap, red) ditambah cadangan 2,5 persen,” ucapnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved