Pilwalkot Bogor 2024

Kampanye Bareng Diani Budiarto, Atang Trisnanto Dicurhati Emak-Emak Tajur Soal Pendidikan Gratis

calon Wali Kota Bogor nomor urut 2 Atang Trisnanto kampanye di Gang Pesantren RT03 RW02, Kelurahan Tajur, Kecamatan Bogor Timur, Rabu (13/11/2024).

Tayang:
Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Yudistira Wanne
Istimewa
Calon Wali Kota Bogor nomor urut 2 Atang Trisnanto kampanye di Gang Pesantren RT03 RW02, Kelurahan Tajur, Kecamatan Bogor Timur, Rabu (13/11/2024). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TIMUR - calon Wali Kota Bogor nomor urut 2 Atang Trisnanto kampanye di Gang Pesantren RT03 RW02, Kelurahan Tajur, Kecamatan Bogor Timur, Rabu (13/11/2024).

Dalam kampanye ini, Atang yang berpasangan dengan Annida Allivia didampingi oleh sosok mantan Wali Kota Bogor, Diani Budiarto.

Mereka pun tampak kompak berpose salam dua jari bersama warga yang mayoritas emak-emak.

Pendidikan gratis bagi warga kurang mampu pun langsung disampaikan oleh emak-emak.

Sri Mulyati (62), menyampaikan harapannya jika Atang terpilih sebagai Wali Kota Bogor. 

Dirinya meminta kepada Atang Trisnanto membuat program sekolah gratis untuk warga kurang mampu.

"Bagi yang nggak mampu, kasihan buat masa depannya. Zaman sekarang susah banget sekolah kalau nggak ada uang. Mudah-mudahan bisa dibebaskan. Tapi kalau yang mampu sih nggak apa-apa," kata Sri Mulyati

Sri juga berharap tidak ada lagi pungutan liar (pungli) di sekolah. 

Sebab dengan adanya pungli di sekolah dapat menambah beban orang tua murid.

"Saya minta Kota Bogor nyaman dan tenteram, terutama sekolahnya nggak usah mahal-mahal kalau bisa gratis. Kemudian soal lansia dan janda juga harus diperhatikan oleh pemerintah," ujarnya.

Di lokasi yang sama, Yuningrap (59) berharap Atang bisa menang dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) kota Bogor. 

Selain itu ia juga berharap bahwa Atang bisa membawa perubahan untuk Kota Bogor.

"Yang diharapkan, Pak Atang menang, maju untuk masa depan, maju untuk warganya, mempermudah pekerjaan, mempermudah ibu-ibu UMKM untuk menjual produknya," katanya.

Menanggapi hal itu, Atang Trisnanto menjelaskan komitmennya untuk mewujudkan pendidikan gratis di Kota Bogor. 

Ia juga mengungkapkan, bahwa mewujudkan sekolah gratis di kita Bogor harus ada kerjasama dengan pihak swasta untuk menghasilkan sekolah dengan kualitas terbaik.

"Sekolah gratis yang pasti kita ingin, ke depan ada kerja sama antara swasta dan negeri sehingga menghadirkan sekolah dengan kualitas terbaik," ucap Atang.

Atang menjelaskan bahwa langkah awal yang akan diambil adalah dengan membantu biaya masuk untuk sekolah swasta, terutama bagi yang tidak mampu, serta menyediakan beasiswa untuk anak-anak yang kurang mampu. 

"Ini tentu gratis. Kemudian di tahap berikutnya, kita akan menambah PAD (Pendapatan Asli Daerah) untuk Kota Bogor. Dengan demikian, setelah 27 program prioritas kita selesai, kita bisa fokuskan untuk sekolah gratis tersebut," jelasnya.

Mengenai pemberantasan pungli di sekolah, Atang menekankan pentingnya kerja sama dan semangat yang sama untuk menghapuskan pungutan-pungutan yang membebani siswa. 

"Mudah-mudahan ke depan tidak ada lagi kutipan-kutipan atau iuran-iuran yang dibuat untuk kegiatan-kegiatan, baik akademik maupun non-akademik. Kami akan upayakan ini bisa diluruskan karena salah satu hal yang membuat biaya sekolah semakin berat adalah adanya iuran di luar kegiatan akademik itu sendiri," tandasnya.

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved