Siswa SMAN Curhat ke Demul Soal SPP hingga Uang PIP Dipotong Sekolah, Kepsek Langsung Kena Mental
Pelajar di SMAN 7 Cirebon curhat ke Gubernur Jawa Barat terpilih Dedi Mulyadi soal adanya pungutan di sekolah
Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Vivi Febrianti
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Pelajar di SMAN 7 Cirebon curhat ke Gubernur Jawa Barat terpilih Dedi Mulyadi soal adanya pungutan di sekolah.
Kepada Dedi Mulyadi, siswi itu mengaku masih disuruh membayar SPP Rp 200 ribu per bulan.
Padahal menurut Dedi Mulyadi, seharusnya sekolah negeri tidak lagi meminta uang dari siswanya.
Tak hanya itu saja, siswa yang hendak lulus sekolah juga diminta membayar uang bangunan Rp 6,4 juta dari sebelumnya Rp 8,4 juta.
Siswa juga curhat soal adanya potongan uang PIP (Program Indonesia Pintar) yang dilakukan oleh pihak sekolah.
Bahkan para siswa juga harus menyerahkan kartu ATM berseta PIN-nya ke pihak sekolah.
Hal itu sontak membuat Dedi Mulyadi kaget.
Dilansir dari Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel, Jumat (7/2/2025), Dedi Mulyadi mengunjungi SMAN 7 Cirebon.
Kunjungan Dedi Mulyadi itu dikarenakan pihak sekolah belum menyelesaikan finalisasi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).
Sehingga para siswanya terancam gagal mengikuti Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP).
Demul pun meminta para siswa untuk tenang karena masa finalisasi diperpanjang.
Ia juga akan membantu agar proses tersebut cepat diselesaikan.
Kemudian saat hendak berbicara dengan guru soal SNBP, Dedi Mulyadi dijegat oleh dua siswi yang mencurahkan keluhaannya.
Kepada Demul, siswi itu melaporkan adanya pungutan yang sering dilakukan pihak sekolah.
"PIP kita diambil. Harusnya satu siswa dapet Rp 1,8 juta, tapi ternyata diambil Rp 250 bilangnya untuk partai lagi," kata siswi tersebut.
| Nangis di Depan KDM, Nasib Pilu Nandang Warungnya Dibakar Perusuh May Day, Usaha Hasil Utang Ludes |
|
|---|
| Momentum Hardiknas di Kota Bogor, Ketua DPRD Titip Pesan Penting Soal Kesejahteraan Para Guru |
|
|---|
| Guru Pesantren di Banjarbaru Ditemukan di Hutan, Kepalanya Alami Luka |
|
|---|
| Sosok 16 Korban Tewas Insiden Tabrakan KRL di Bekasi Timur, Profesinya Guru hingga Tenaga Kesehatan |
|
|---|
| Dedi Mulyadi Ikut Salatkan Jenazah Karyawan Kompas TV Nur Aini Korban KRL Bekasi: Dia Orang Baik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/Pelajar-di-SMAN-7-Cirebon-curhat-ke-Dedi-Mulyadi.jpg)