Viral di Media Sosial

Dodi Rela Mundur dari Jabatan Kepala Desa, Ini Perbandingan Gaji di Jepang dan Gaji Kades Ciamis

Seorang Kepala Desa di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat jadi sorotan karena mengundurkan diri. Ia lebih memilih bekerja di Jepang.

Tayang:
Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Vivi Febrianti
Kolase Instagram @harapanrakyatcom_priatim dan TikTok Dodi Romdani
KADES PILIH KERJA DI JEPANG - Dodi Romdani (kanan), seorang Kepala Desa di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat jadi sorotan karena mengundurkan diri. Dodi lebih memilih bekerja di Jepang. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Seorang Kepala Desa di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat jadi sorotan karena mengundurkan diri.

Kades bernama Dodi Romdani itu mengundurkan diri karena memilih bekerja di Jepang.

Ia mengundurkan diri pada tahun 2024 dari jabatan Kades Sukamulya, Kecamatan Purwadadi.

Sontak saja keputusan Dodi Romdani ini menimbulkan beragam komentar dari publik.

Banyak yang mengatakan bahwa keputusan yang diambil oleh Dodi Romdani sudah tepat.

Sebab, menjadi kepala desa di Indonesia bukan hal yang mudah.

Apalagi gaji kades di Indonesia juga terbilang kecil.

Bahkan, gaji di Jepang bisa 10 kali lipat daripada gaji kades.

Rupanya ini bukan pertama kalinya Dodi Romdani bekerja di Jepang.

Sebelum terpilih sebagai kades, Dodi Romdani juga merupakan seorang pekerja migran Indonesia (PMI) di Jepang.

Kemudian setelah menjabat sebagai kades, Dodi Romdani rupanya mendapat tawaran kembali untuk bekerja di Jepang.

"Tempat kerjanya dulu memanggilnya kembali untuk berangkat ke Jepang," kata Kepala Bagian Hukum Setda Ciamis, Deden Nurhadana dikutip dari Instagram @ceritajepang, Rabu (12/2/2025).

Sebelum mengundurkan diri, Dodi Romdani baru satu periode menjabat sebagai kepala desa.

Seharusnya, Dodi Romdani masih menjabat hingga dua tahun ke depan.

KADES PILIH KERJA DI JEPANG - Seorang Kepala Desa di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat jadi sorotan karena mengundurkan diri. Ia lebih memilih bekerja di Jepang.
KADES PILIH KERJA DI JEPANG - Seorang Kepala Desa di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat jadi sorotan karena mengundurkan diri. Ia lebih memilih bekerja di Jepang. (Instagram @kerjadijepang)

"Masa jabatan Kepala Desa di Purwadadi masih ada dua tahun lagi sesuai dengan perpanjangan masa jabatan kepala desa yang baru, yang tadinya enam tahun menjadi delapan tahun," tuturnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved