Polemik Lagu Sukatani ''Bayar Bayar Bayar'', Didi Riyadi: Seharusnya Negara Hadir, Polisi Muhasabah

Musisi sekaligus drummer band Element, Didi Riyadi, menyoroti polemik Sukatani Band dan lagu mereka yang berjudul "Bayar Bayar Bayar."

|
Penulis: Tiara A. Rizki | Editor: Tiara A. Rizki
YouTube/Indonesia Lawyers Club
DIDI RIYADI TANGGAPI SUKATANI - Tangkap layar: Didi Riyadi dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) yang di-publish di YouTube, Kamis (27/2/2025). Didi Riyadi menilai lagu "Bayar Bayar Bayar" dari Sukatani adalah ekspresi atau ungkapan kekecewaan terhadap sejumlah oknum polisi yang selalu mematok uang dalam berbagai hal. 

Pria berusia 43 tahun ini pun menilai, seharusnya lagu Sukatani menjadi inspirasi bagi institusi kepolisian untuk muhasabah atau koreksi diri.

"Ini menjadi salah satu bentuk aspirasi dalam bentuk karya seni yaitu lagu yang juga bisa jadi bahan pertimbangan untuk kepolisian," katanya.

"Oh ada karya yang mengkritisi Polri... Ada apa ya dengan kita. Jangan dibalik pemahamannya," papar Didi.

"Ada apa dengan kalian, kok bikin-bikin lagu kayak begini. Kok bicara seperti ini, kok nyanyi kayak begini, kok liriknya seperti ini gitu loh..." jelas aktor yang bernama lengkap Didi Rachmat Riyadi tersebut.

Ia juga menilai, seharusnya Sukatani tak perlu sampai mengeluarkan klarifikasi

"Maka harusnya klarifikasi itu dari band Sukatani tidak pernah muncul dan ketika itu muncul at the same time di saat yang bersamaan sebenarnya justru terlihat jelas kepolisian gagap gitu loh dalam meng-counter apa yang diklarifikasi oleh band Sukatani," ujarnya.

(TribunnewsBogor.com/Tia)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved