Oknum Ormas Bikin Resah Warga, Ini Sikap Wamendagri, Eks Wali Kota Bogor: Membubarkan Bukan Solusi
Kabar adanya oknum organisasi masyarakat (ormas) yang meresahkan warga rupanya sudah sampai ke telinga Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri)
Penulis: yudistirawanne | Editor: Yudistira Wanne
Bahkan dia pasrah menjadi kucing usai ditangkap Resmob Polresta Bandung.
"Buat teman-teman Brigez, jangan Brigezan kalau sudah ketangkep sama Resmob seperti saya kayak empus," ujarnya dikutip dari medsos volenteer medsos, Kamis (20/3/2025).
"Buat rekan-rekan Brigez jangan Brigez kalau sudah ketangkep Resmob jadi kucing meong, meong," sambungnya.
Sebelumnya, aksi brutal pengeroyokan sekelompok orang terhadap juru parkir itu terekam pegawai minimarket hingga viral dan kasusnya menyita perhatian.
Setelah diselidiki kepolisian, terungkap dugaan sekelompok pelaku yang menewaskan juru parkir itu anggota Brigez.
Usai peristiwa tersebut, publik mengecam tindakan gans Brigez.
Bahkan citra baik Brigez runtuh usai peristiwa keji tersebut.
Padahal Brigez sempat diharapkan Gubernur Jawa Barat saat itu, Ridwan Kamil untuk menjadi ormas yang baik.
"Perbanyak citra-citra positif dan berita-berita baik, tunjukkan dedikasinya untuk kemajuan bangsa dan masyarakat. Dan jadikan keberagaman untuk mewujudkan mimpi membangun negeri," ungkap Ridwan Kamil dikutip Kamis (20/3/2025).
Namun, kini kenyataannya harapan dari Mantan Gubernur Jawa Barat itu seolah pupus dengan adanya kasus pengeroyokan juru parkir akibat ulah oknum anak buahnya itu.
Tak sedikit publik pun geram hingga menyarakan agar ormas Brigez dibubarkan.
Minta maaf
Sementara itu, Ketua Brigez saat ini dijabat oleh Cecep Hendra Erawan.
Publik kini mencari tahu sosok ketua Brigez dan mendesak klarifikasi.
Meski tak secara langsung, ia mewakili ormasnya meminta maaf atas perbuatan anak buahnya.
| Pelaksanaan WFH Pertama di Pemkot Bogor Ternyata Belum Maksimal, Banyak ASN Kesulitan Isi Absen |
|
|---|
| Nina Saleha Tunjuk Pengacara Kondang, Bantah Klaim Damai RSHS Bandung: Saya Belum Nyatakan Damai |
|
|---|
| Sosok Perawat RSHS Bandung yang Bikin Bayi Nina Nyaris Tertukar, 20 Tahun Mengabdi Kini Dipecat? |
|
|---|
| Tak Ada WFH, Semua Petugas Kelurahan di Kota Bogor Tetap Masuk Kantor |
|
|---|
| Situasi Kelurahan di Kota Bogor Saat Penerapan WFH ASN, Semua Pegawainya Tetap Masuk Kantor |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/Kabar-oknum-ormas-yang-membuat-resah-warga-rupanya-sudah-sampai.jpg)