Lansia di Subang Ditemukan Tewas Terikat dan Mulut Disumpal, Uang Puluhan Juta dan Emas Raib

Seorang lansia, T (72), warga RT 05/02 Desa Rancaudik, Kecamatan Tambakdahan, Kabupaten Subang.

Tayang:
Editor: Vivi Febrianti
Ist via Kompas.com
Seorang lansia, T (72), warga RT 05/02 Desa Rancaudik, Kecamatan Tambakdahan, Kabupaten Subang. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Seorang lansia, T (72), warga RT 05/02 Desa Rancaudik, Kecamatan Tambakdahan, Kabupaten Subang, ditemukan meninggal tak wajar di rumahnya, Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 23.30 WIB.

Korban ditemukan dalam keadaan tangan dan kaki terikat kain (samping/sinjang) di ranjang tempat tidurnya dan mulut tersumpal kain serta ditutup kasur dan bantal.

Selain itu, kondisi kamar korban juga terlihat acak-acakan, seperti lemari bajunya berantakan.

Peristiwa yang menimpa lansia yang biasa disapa Mak Iyah tersebut diduga telah terjadi perampokan di rumah korban hingga menyebabkan korban tewas.

Selain itu, uang puluhan juta rupiah yang disimpan di lemari baju juga raib.

Tak hanya itu, perhiasan emas di tubuh korban juga lenyap dipreteli pelaku. 

Polisi langsung melakukan olah TKP dan memasang garis polisi.

Korban pun langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polri Losarang Indramayu untuk dilakukan otopsi.

Kronologi

Berdasarkan keterangan Masliah, Ketua RT setempat, peristiwa diduga perampokan tersebut terjadi saat keluarga korban berada di rumah anaknya yang sedang hajatan mau pergi haji.

"Korban tinggal sendiri di rumah, suaminya Pak Haji Ridho sedang di rumah anaknya yang mau hajatan naik haji," ujar Masliah, Kamis (16/4/2026) pagi, kepada awak media.

Namun, sekitar pukul 23.00 WIB, dia dibangunkan oleh suami korban, Pak Haji Ridho, karena melihat kondisi rumah berantakan.

"Suaminya saat pulang dari rumah anaknya melihat kondisi rumah mencurigakan dan akhirnya membangunkan saya untuk melihat rumah," katanya.

Kemudian, kami berdua masuk ke rumah dan tak menyangka kondisi di kamar korban sudah acak-acakan.

"Korban terlihat sudah meninggal tak wajar dengan kondisi kaki dan tangan terikat serta mulut disumpal kain dan kata suami-nya sebelumnya tertutup kasur saat dirinya masuk ke rumah sebelum membangunkan saya," ungkapnya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved