Viral di Media Sosial

Gara-gara Tatapan, Amarah Geng Motor Tak Terbendung, Pelajar yang Ngabuburit Jadi Korban

Video bentrokan pelajar dan geng motor beredar luas dan menjadi viral di media sosial. Kegaduhan itu terjadi di Jalur Lingkar Selatan, Sukabumi

Penulis: yudistirawanne | Editor: Yudistira Wanne
Dok Tangkapan Layar Instagram Fakta,indo
AMARAH GENG MOTOR - Bentrokan pelajar dan geng motor tak terhindarkan di Sukabumi, Jawa Barat. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Video bentrokan pelajar dan geng motor beredar luas dan menjadi viral di media sosial.

Kegaduhan itu terjadi di Jalur Lingkar Selatan, Sukabumi, Jawa Barat pada Minggu (23/3/2025).

Dalam video yang dilihat TribunnewsBogor.com dari akun media sosial Instagram @fakta.indo, Senin (24/3/2025), nampak puluhan orang berjaket dan bendera biru kuning melintas dengan arogan.

Di sisi lain, sejumlah pelajar yang tengah ngabuburit juga melintas dari arah berlawanan.

Tak lama berselang, puluhan geng motor itu ngamuk dan mengejar para pelajar.

Usut punya usut, kemarahan geng motor berawal dari permasalahan sepele.

Menurut saksi mata D (25), insiden dipicu tatapan para pelajar yang dianggap menantang oleh geng motor

“Karena kelompok pelajar melihat tatapan ga enak katanya gitu, padahal mereka melihat karena pihak geng motor sambil teriak ‘abadi abadi’," ucapnya.

"Mereka ngejar anak sekolah yang sedang melakukan perjalanan berangkat bukber. Saya tau karena saya melihat langsung dan ada juga yang bawa bendera sekolahan,” ujarnya.

Kemudian saksi mata menjelaskan, sebelum bentrok dengan pelajar, sekelompok geng motor juga menyenggol kelompok yang tengah berbagi takjil.

“Kurang lebihnya 20 motor (kelompok penyerang), sebelumnya di perempatan jalur mangkalaya juga mengganggu komunitas yang sedang berbagi takjil tapi dileray oleh warga setempat,” tuturnya.

Lebih lanjut, D melihat bahwa ada korban luka akibat bentrokan pelajar vs geng motor.

“Korban dipukul pake bambu yang membawa bendera dan sempat ngeluarin pisau tapi meleset tidak kena korban cuma dipukul tangan sama dipukul bambu yang kena korban,” katanya. 

Setelah kejadian, kelompok tersebut melarikan diri ke arah Cisaat.

Korban tewas

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved