Rumah Produksi Uang Palsu di Bogor Digerebek, Berawal dari Ocehan Satpam Stasiun Tanah Abang

Terungkapnya rumah produksi uang palsu di Perum Griya Melati 1 Blok C3, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, rupanya berawal dari kecurigaan satpam Stas

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Yudistira Wanne
Istimewa/Polsek Cileungsi
ILUSTRASI UANG PALSU - (dokumen) Barang bukti kasus peredaran uang palsu yang sempat diungkap Polsek Cileungsi Bogor. Terbaru Polsek Tanah Abang mengungkap kasus uang palsu di Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Terungkapnya rumah produksi uang palsu di Perum Griya Melati 1 Blok C3, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, rupanya berawal dari kecurigaan satpam Stasiun kereta api Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Semua berawal saat satpam menemukan sebuah tas berisi uang senilai ratusan juta rupiah di dalam gerbong kereta. 

Setelah diselidiki, diketahui uang tersebut palsu senilai Rp 300 juta dan satu terduga pelaku berhasil diamankan.

Kapolsek Metro Tanah Abang, Kompol Haris, menjelaskan kedua pelaku mengaku telah memproduksi uang palsu selama enam bulan terakhir. 

Selain mencetak uang palsu pecahan Rp 100.000, mereka juga memproduksi mata uang dolar Amerika.

“Pada Rabu (9/4/2025), kami berhasil mengungkap tindak pidana peredaran uang palsu. Kasus ini bermula dari laporan petugas stasiun pada 7 April, yang menemukan tas berisi uang palsu. Setelah diselidiki, pemilik tas mengakui kepemilikan dan keterlibatannya,” ungkap Kompol Haris.

Baca juga: Beli Rokok Pakai Uang Palsu, Pria di Dramaga Bogor Ditangkap, Pemilik Warung Bereaksi

Dari lokasi penggerebekan rumah produksi uang palsu di Bogor, polisi menyita ribuan lembar uang palsu pecahan Rp 100.000, mesin cetak, alat potong, pengering rambut, dan tinta berbagai warna. 

Sebelumnya, satu tersangka lain juga telah diamankan di wilayah Subang, Jawa Barat.

Pengembangan

Aparat gabungan menggerebek tempat produksi uang palsu di Perum Griya Melati 1 Blok C3, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Rabu (9/4/2025) pagi tadi.

Penggerebekan ini dipimpin langsung oleh Polsek Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Kanit Reskrim Polsek Bogor Barat Ipda Imam Bakhtian mengatakan, penggerebakan ini dilakukan sebagai pengembangan kasus.

“Betul pengembangan kasus di Tanah Abang. Jadi kami (Polsek Bogor Barat) hanya ikut mendampingi saja,” kata Ipda Imam dihubungi TribunnewsBogor.com.

Baca juga: Pengakuan Operator Cetak Rp 100 Juta Uang Palsu di UIN Makassar, Bisa Triliunan Bila Kuasai Mesin

Babinsa Kodim 0606 Kota Bogor Kelurahan Bubulak Serda Desben Manullang mengatakan, dalam penggerebekan itu aparat gabungan mendapatkan uang palsu sebesar 1,3 Miliar siap edar dan belum siap edar sebesar 2 Miliar.

“Untuk barang buktinya yakni uang pecahan 100 Ribu jumlah 1,3 Miliar dan siap edar. Lalu uang yang belum siap edar jumlahnya 2 Miliar, alat cetak, sampai printer,” ujarnya.

Dalam penggerebakan ini juga diamankan beberapa orang termasuk pemilik rumah.

“Penggerebakan ini pengembangan dari tersangka atas nama Jery yang ditangkap di Stasiun Tanah Abang. Untuk pemilik rumah Lasmino. Dan beberapa pelaku lainnya salah satunya pelaku utama,” ujarnya.

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved