Kuliner Bogor

Mencicipi Laksa Bogor Kang Dadi, Hadirkan Cita Rasa Autentik dengan Suasana Tradisional

Tak hanya tempat yang menarik perhatian, rasa kuliner Laksa Bogor Kang Dadi ini juga terbukti kualitasnya.

Editor: Tsaniyah Faidah
Asri Yuningsih/Sekolah Vokasi IPB
KULINER BOGOR - Laksa Bogor Kang Dadi sudah berdiri sejak Tahun 2016 yang berkonsep kuliner tradisional. Tekstur dan rasa dari laksanya sendiri crunchy dari tekstur sayur tauge dan lembut dari tekstur tahu kuning dan oncomnya. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Bogor memiliki kekayaan kuliner yang patut diacungi jempol, salah satunya yaitu Laksa Bogor Kang Dadi

Laksa Bogor Kang Dadi sudah berdiri sejak tahun 2016 dengan mengusung konsep kuliner tradisional.

Pantas saja jika masuk ke tempat kuliner ini, akan menemukan bangunan yang dirancang tradisional dengan banyak tanaman dan pepohonan.

Tak hanya tempat yang menarik perhatian, rasa Laksa Bogor Kang Dadi juga terbukti kualitasnya.

Staf karyawan Laksa Bogor Kang Dadi, Adhit Siwayudha (24) mengatakan, Kang Dadi, pemilik tempat makan, mengulik sendiri resep patennya untuk menciptakan laksa dengan kualitas rasa terbaik di Kota Bogor.

“Kang Dadi ini mencari resep laksa sendiri dengan testernya kurang lebih selama 3 tahunan,” ucap Adhit.

KULINER BOGOR - Laksa Bogor Kang Dadi memadukan nuansa tradisional Sunda yang menjadikannya bukan sekadar tempat makan, tapi juga ruang nostalgia bagi pengunjung yang tumbuh bersama cita rasa laksa Bogor.
KULINER BOGOR - Laksa Bogor Kang Dadi memadukan nuansa tradisional Sunda yang menjadikannya bukan sekadar tempat makan, tapi juga ruang nostalgia bagi pengunjung yang tumbuh bersama cita rasa laksa Bogor. (Asri Yuningsih/Sekolah Vokasi IPB)

Laksa Bogor Kang Dadi memiliki isian yang lengkap mulai dari sayur tauge, tahu kuning, telur ayam, bihun, serundeng, lontong, dan oncom merah.

Namun yang menjadi daya tariknya yaitu tambahan ayam suwir di dalam isian laksanya yang berbeda dengan laksa pada umumnya.

Selain itu, Laksa Bogor Kang Dadi memiliki tekstur kuah kuning yang lebih kental.

Ini tercipta dari proses pembuatan kuahnya menggunakan bahan-bahan alami yang berkualitas.

Kemudian santannya dibuat sendiri dari buah kelapa asli sehingga menghasilkan cita rasa yang kaya akan rempah, gurih, dan creamy.

Untuk isian laksanya memiliki tekstur crunchy dari sayur tauge dan tekstur lembut dari tahu kuning dan oncomnya.

Dalam penyajiannya semua isian akan digabung menjadi satu dan diberi kuah kuning serta taburan serundeng dan daun kemangi.

Bagi pengunjung yang suka pedas tenang aja karena bisa menambahkan sambal sesuai dengan selera.

"Kuah kuningnya bisa bertahan sekitar dua harian. Biasanya jika melewati batas waktu, kuah kuning akan dipakai untuk merebus oncom tauge dan bihun," tutur Adhit.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved