Curhat Pedagang Ubi Cilembu di Puncak Bogor, Rest Area Gunung Mas Dianggap Tidak Efektif

Komar, penjual ubi Cilembu di kawasan Puncak Kabupaten Bogor terpaksa kembali berjualan di pinggir jalan.

Penulis: yudistirawanne | Editor: Yudistira Wanne
Tangkapan layar Instagram Firdaus Oiwobo
CURHAT PEDAGANG - Komar, penjual ubi Cilembu di kawasan Puncak Kabupaten Bogor terpaksa kembali berjualan di pinggir jalan, Rabu (23/4/2025). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Komar, penjual ubi cilembu di kawasan Puncak Bogor terpaksa kembali berjualan di pinggir jalan.

Dia terpaks akeluar dari Rest Area Gunung Mas, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.

Menurutnya, lapak jualan yang tersedia Rest Area Gunung Mas tidak bersahabat dengan para pedagang.

Keluhan Komar itu disampaikan kepada Firdaus Oiwobo.

Ya, unek-unek Komar tumpah saat Firdaus Oiwobo meninjau tanah di Puncak Bogor yang diklaim miliknya.

Pada kesempatan itu, Firdaus Oiwobo memberi kesempatan Komar untuk menyampaikan keluh kesah sebagai pedagang ke Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

"Mudah-mudahan pedagang di Puncak bisa terealisasi. Bisa jualan secara dahulu lagi di pinggir jalan," ucap Komar dikutip dari Instagram Firdaus, Rabu (23/4/2025).

"Rest Area tidak efektif, Jualan di dalam itu kurang laku, mending di pinggir jalan walau tempat apa adanya seperti ini," sambungnya.

Baca juga: Situ Tonjong Dikavling dan Dipatok Bambu, Aset Pemkab Bogor Terancam Hilang, Ulah Firdaus Oiwobo?

Firdaus pun tak tinggal diam. Dia memberi kesempatan Komar untuk jualan di lahan yang diklaim miliknya.

"Pokoknya kalau mau bongkar bilang ini tanah saya. Mereka tidak ada hak membongkar," tuturnya.

"Kalau mereka mau membongkar, bebaskan kita untuk mengelola tanah kita lagi," tambahnya.

Tidur di pinggir jalan

Sementara itu, Komar mengaku bahwa dia tidur di lapak dagangannya.

Hanya saja, lapak tersebut sudah diperingatkan untuk dibongkar.

"Sudah mau dibongkar. Ini sudah ada surat larangannya," ucap Komar.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved