Bukan Anak-anak, Dedi Mulyadi Anggap Aura Cinta Dewasa : Sudah Jadi Bintang Iklan Cari Uang Sendiri
Bukan Anak-anak, Dedi Mulyadi Anggap Aura Cinta Dewasa : Sudah Jadi Bintang Iklan Cari Uang Sendiri
Penulis: Sanjaya Ardhi | Editor: Ardhi Sanjaya
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendapat kritik atas ucapannya kepada Aura Cinta, gadis yang memprotes larangan acara perpisahan sekolah.
Dedi Mulyadi dinilai salah karena telah memplubikasikan video hingga membuat Aura Cinta dihujat banyak orang.
Diketahui bahwa debat KDM dengan Aura diposting dalam video Youtube Kang Dedi Mulyadi Chanel.
Dalam video Dedi menerima kunjungan dari 31 korban gusur dari Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.
Mereka menerima bantuan uang kontrakan sebesar Rp 10 juta yang disalurkan lewat CSR Bank BJB.
Satu dari 31 warga itu terdapat Aura Cinta, gadis berambut panjang yang memprotes larangan acara perpisahan sekolah.
Dedi Mulyadi membalas kritikan Aura dengan sejumlah kalimat yang dinilai menyudutkan.
"Anda miskin tapi jangan sok kaya,"
"Miskin jangan sombong,".
Ada sejumlah kalimat lain Dedi Mulyadi pada Aura yang menjadi viral di media sosial.
Pemilik akun X Iim Fahima Jachja berpendapat pola pikir Aura Cinta memang salah.
Pada debatnya Aura berkukuh semestinya acara perpisahan sekolah tidak dilarang, melainkan dikurangi biayanya agar tidak membebani orang tua.
"Anak yang mendebat Dedi Mulyadi emang cara berpikirnya "salah". Namanya juga anak-anak yang tidak tumbuh di lingkungan ideal. Yang bermasalah justru Dedi, karena mempublikasikan video sehingga anak dihujat publik." tulis Fahima di X.
Ia mengatakan sebagai Gubernur Jabar, mestinya Dedi Mulyadi lebih berhati-hati dalam mengeluarkan ucapan.
"dalam kasus ini ada prinsip fundamental etika kepemimpinan dan hak asasi manusia yang dilanggar: prinsip non-maleficence — do no harm. Seorang pejabat publik seperti Dedi Mulyadi, yang berposisi sebagai figur otoritas, wajib memastikan bahwa tindakannya, termasuk di media sosial, tidak menyebabkan kerugian psikologis, sosial, atau reputasional terhadap individu yang lebih rentan, apalagi anak-anak." tulisnya.
| Nelangsa Warga Terdampak Penutupan Operasional Tambang di Bogor, Sengsara Habis-habisan |
|
|---|
| Temui Massa Aksi, Bupati Bogor Minta KDM Buka Kembali Operasional Tambang |
|
|---|
| Diarak Keliling Jabar, Ini Jadwal Giliran Kirab Mahkota Kerajaan Pajajaran di Kota Bogor |
|
|---|
| Detik-detik Ketua DPRD Terinjak-injak Kuda di Acara Kirab Budaya di Sumedang, Begini Kondisinya |
|
|---|
| Nangis di Depan KDM, Nasib Pilu Nandang Warungnya Dibakar Perusuh May Day, Usaha Hasil Utang Ludes |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/Dedi-Mulyadi-Dikritik-Tega-Skakmat-Aura-Cinta.jpg)