Pengusaha Ini Sebut GRIB Jaya Bukan Ormas Sembarangan, Singgung Kode Barter: Pelindung Kekuasaan
Pengusaha asal Indonesia, Mardigu menyebut GRIB Jaya yang dipimpin hercules bukan merupakan organisasi masyarakat (ormas) sembarangan.
Apalagi, kata Mardigu, kemampuan daya beli masyarakat saat ini sedang mengalami penurunan.
"Rakyat banyak pengangguran, perusahaan besar tidak ada yang berinvestasi di Indonesia karena semua sama. Isu premanisme yang mengganggu investasi sudah sampai pada tahap yang tidak bisa ditoleransikan lagi."
"Sehingga yang terbaik bagi pengusaha adalah pindah ke negara lain yang memang negaranya dan pejabatnya niat membangun ekonomi bagi rakyatnya," tulisnya.
Kondisi ini membuat Indonesia memasuki masa gelap ekonomi.
"Premanisme mengganggu kenyamanan berbisnis yang membuat pengangguran meningkat. Itu sebuah realita dalam 5 tahun ini dan semakin meningkat dalam 1 tahun terakhir," katanya.
Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Analisis Mardigu Sebut GRIB Jaya Bukan Sembarang Ormas Biasa, Singgung Jadi Pelindung Kekuasaan
| Sedang Renovasi Rumah, Pekerja Bangunan di Ciseeng Bogor Dipalak Preman |
|
|---|
| Klaim Punya Bukti Kuat Kepemilikan Lahan Tanah Abang, Hercules Bawa Surat Tanah Era Belanda |
|
|---|
| Tantang Menteri Ara Buktikan Status Lahan Tanah Abang, Hercules: Rakyat Jangan Digencet-gencet |
|
|---|
| Sosok Boneng, Preman Kampung yang Rusak Pesta Nikahan di Purwakarta, Bunuh Tuan Rumah Demi Miras |
|
|---|
| Ucapan Ayah Pengantin yang Bikin Preman Murka di Acara Resepsi, Korban Sudah Lari Masih Dikejar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/Mardigu-menyebut-GRIB-Jaya-yang-dipimpin-hercules.jpg)