Hari Jadi Bogor ke 543

Alasan Hari Jadi Bogor Tanggal 3 Juni, Berkaitan dengan Prabu Siliwangi, Dilanjutkan Wali Kota

Alasan Hari Jadi Bogor Tanggal 3 Juni, Berkaitan dengan Prabu Siliwangi, Dilanjutkan Wali Kota

Penulis: Sanjaya Ardhi | Editor: Ardhi Sanjaya
Ist
HARI JADI BOGOR - Alasan Hari Jadi Bogor Tanggal 3 Juni 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Tepat tanggal 3 Juni 2025 Bogor merayakan Hari Jadi ke 543.

Pemilihan 3 Juni bukan semata-mata hanya sekadar tanggal semata.

Ada sejarah panjang yang mengurai alasan Hari Jadi Bogor jatuh pada tanggal 3 Juni.

Pemilihan tanggal 3 Juni juga berkaitan erat dengan keberadaan Kerajaan Sunda dan peranan Pakuan Pajajaran sebagai pusat pemerintahan.

Tanggal 3 Juni sebagai Hari Jadi Bogor pertama kali ditentukan pada 1482 silam.

Itu merujuk pada peristiwa penobatan Sri Baduga Maharaja atau Prabu Siliwangi sebagai Raja di Kerajaan Pakuan Pajajaran, yang kala ini merupakan Ibu Kota Kerajaan Sunda.

Diyakini Pakuan Pajajaran berlokasi di Bogor.

Prabu Siliwangi memimpin sampai 1521.

Ia dikenal sebagai raja yang memajukan kebudayaan, spriritualitas dan sistem pemerintahan Sunda.

Atas kepemimpinannya tersebut Pakuan dianggap sebagai kota penting di Tatar Sunda.

Walau begitu ada pula sejarah yang menyebut bahwa penetapan resmi Hari Jadi Bogor pada abad ke 20, tepatnya 11 Mei 1971.

Saat itu Pemerintah Kota Bogor bersama Pemerintah Kabupaten Bogor membentuk panitia HJB.

Panitia dipimpin Wali Kota Bogor, Kolonel (Inf) R. Kodik Kusmayadi.

Berdasar dari berbagai sumber panitia pun memilih tanggal 3 Juni 1482 sebagai yang paling tepat.

Baca juga: Meriahkan HJB ke-543, Kabupaten Bogor Perdana Jadi Tuan Rumah Kontes Bonsai Nasional

Keputusan tersebut disahkan lewat Sidang Gabungan DPRD tinggal II Kota Madya dan Kabupaten Bogor pada 3 Juni 1973.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved