Polemik Pembongkaran Pasar Bogor

Kondisi Pasar Gembrong Tempat Baru untuk Pedagang Pasar Bogor, Sudah Siap Huni tapi Sepi

Pasar Gembrong Sukasari Kota Bogor menjadi satu dari dua pasar yang disiapkan sebagai tempat relokasi pedagang Pasar Bogor jika revitalisasi atau pemb

Tayang:
Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Ardhi Sanjaya
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
KONDISI PASAR GEMBRONG KOTA BOGOR - Pasar Gembrong Sukasari Kota Bogor menjadi salah satu pasar yang disiapkan sebagai tempat relokasi pedagang Pasar Bogor jika revitalisasi atau pembongkaran berjalan 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TIMUR - Pasar Gembrong Sukasari Kota Bogor menjadi satu dari dua pasar yang disiapkan sebagai tempat relokasi pedagang Pasar Bogor jika revitalisasi atau pembongkaran berjalan.

Seluruh kios di Pasar Sukasari kini sudah siap untuk diisi.

Pantauan TribunnewsBogor.com, pada Kamis (12/6/2025) Pasar Gembrong Sukasari terlihat megah.

Bangunan Pasar Gembrong Sukasari semuanya masih terlihat baru lantaran baru selesai dibangun.

Bangunan pasar ini hanya bertingkat satu. Dibagian paling atas terdapat areal food court.

Kios-kios di pasar ini masih tertutup rapat dan ukurannya tidak terlalu besar.

Beberapa kios saat ini terlihat sudah diisi oleh penjual kue kering. 

“Beberapa waktu lalu, Pak Wali Kota Bogor pun sudah sidak ke Pasar Sukasari ini. Beberapa pekerjaan kecil memang masih dilakukan. Tapi, secara fisik sudah bisa ditempati,” kata Direktu Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Jenal Abidin.

Kios-kios ini nantinya bisa disewa langsung oleh pedagang.

“Kita siapkan juga bagi para pedagang dari Pasar Bogor,” ujarnya.

Ia berharap, proses relokasi pedagang Pasar Bogor berjalan lancar.

“Harapannya berjalan sesuai rencana. Revitalisasi dan relokasi memang harus dilakukan di Pasar Bogor,” tandasnya.

Sementara itu, Ibu Khoeriyah menjadi salah satu pedagang Pasar Bogor yang masih bersikeras menolak untuk direlokasi ke Pasar Sukasari dan Warung Jambu.

Ia menolak direlokasi karena biaya sewanya terbilang mahal.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved