PPJ Tak Siapkan Tempat Penampungan, Pedagang Pasar Bogor Harus Pindah ke Pasar Jambu Dua & Sukasari

Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor tidak akan menyediakan tempat penampungan bagi pedagang Pasar Bogor sehingga para pedagang harus pindah.

Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: khairunnisa
TribunnewsBogor.com
PEDAGANG PASAR BOGOR: Direktur Utama PPJ Jenal Abidin saat dijumpai belum lama ini. Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor tidak akan menyediakan tempat penampungan bagi pedagang Pasar Bogor sehingga para pedagang harus pindah, Jumat (20/6/2025). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR UTARA - Pedagang Pasar Bogor dipastikan bakal direlokasi ke Pasar Jambu Dua dan Sukasari.

Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor tidak akan menyediakan tempat penampungan bagi pedagang Pasar Bogor.

Direktur Utama PPJ Jenal Abidin mengatakan, pedagang direlokasi sebab Pasar Bogor harus segera dibongkar.

“Karena mau tidak mau pasar itu harus kita bongkar. Kemudian menyiapkan tempat di dua pasar ini. Jadi tidak ada tempat penampungan sementara,” kata Jenal Abidin saat dihubungi TribunnewsBogor.com, Jumat (20/6/2025).

Jenal melanjutkan, para Pedagang Pasar Bogor memang meminta agar PPJ menyiapkan tempat penampungan sementara.

Mereka masih tidak mau direlokasi ke dua pasar yakni Pasar Jambu Dua dan Sukasari.

“Itu (tempat penampungan) tidak bisa karena revitalisasi di Pasar Bogor ini berbeda dengan pasar lainnya.  Jadi pedagang pasar bogor itu ditampungnya di Pasar Jambu Dua dan Sukasari. Tetap dipindahkan ke sini dan tidak disiapkan penampungan,” ujarnya.

Ia berharap, dalam waktu dekat ini Pasar Bogor bisa kosong dan pembongkaran bisa segera 

“Dan beberapa pembicaraan sudah kami lakukan dengan para pedagang. Mudah mudahan dalam waktu dekat ini kita bisa pindah dan komunikasi lanjut,” ujarnya.

Pasar Jambu Dua dan Sukasari siap untuk menampung para pedagang Pasar Bogor.

“Insyaalah sudah siap. Kita terus komunikasi dan pantau kesiapan kedua pasar ini untuk menerima pedagang pasar bogor,” tandasnya.

Sementara itu, Ibu Khoeriyah menjadi salah satu pedagang Pasar Bogor yang masih bersikeras menolak untuk direlokasi ke Pasar Sukasari dan Warung Jambu.

Ia menolak direlokasi karena biaya sewanya terbilang mahal.

Relokasi ini diketahui menguat saat Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) berencana untuk melakukan pembongkaran Pasar Bogor atau revitalisasi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved