Waspada, Beras Oplosan Beredar di Kabupaten Bogor, Dilabeli Premium dengan Harga Tinggi

Pemerintah Kabupaten Bogor melakukan pengawasan ketat terhadap peredaran beras kemasan oplosan.

Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Vivi Febrianti
Dok Disdagin Kabupaten Bogor
SIDAK BERAS OPLOSAN - Disdagin Kabupaten Bogor melakukan sidak beras oplosan di wilayah Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Pemerintah Kabupaten Bogor melakukan pengawasan ketat terhadap peredaran beras kemasan oplosan.

Melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Bogor, pemerintah daerah  menggelar sidak ke sejumlah titik.

Dari hasil sidak bersama pengawas kemetrologian, ditemukan adanya beras yang diduga dioplos masih beredar di Bumi Tegar Beriman.

Sekretaris Disdagin Kabupaten Bogor, Bangun Sapta Siswa mengatakan, pihaknya mendatangi empat lokasi di wilayah Cibinong.

Adapun lokasi yang didatangi yaitu Superindo, Lotte Grosir Pakansari, Indo Grosir, dan Gudang PT Indomarco Prismatama Cabang Bogor 2.

Ia mengatakan, pihaknya menemukan sejumlah merek beras yang sesuai dengan data Kementan terkait indikasi pelanggaran.

"Tapi kita menemukan data yang sebelumnya disampaikan oleh kementerian. Namun sementara kita belum bisa bertindak karena menunggu instruksi lebih lanjut," ujarnya, Jumat (18/7/2025).

Bangun Sapta Siswa mengungkapkan, beras kemasan yang diduga dioplos merupakan jenis beras medium yang dikemas dan dipasarkan dengan label beras premium. 

Modus ini tidak hanya merugikan konsumen karena ketidaksesuaian mutu dan harga, tetapi juga melanggar aturan penandaan kemasan.

Meskipun temuan tersebut belum dapat ditindaklanjuti secara hukum di tingkat daerah, pihaknya telah melaporkan secara resmi kepada kepala daerah.

Pihaknya juga memberikan imbauan kepada pengelola supermarket untuk lebih selektif dalam menerima distribusi beras kemasan.

"Untuk saat ini yang bisa kita lakukan paling melaporkan ke Bupati. Kita juga mengimbau pihak supermarket," katanya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved