Buruh Bertahan Sampai Malam, UMK Kabupaten Bogor Diusulkan Naik 10 Persen

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Yudistira Wanne
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Para buruh yang berunjuk rasa di depan gerbang Kantor Pemkab Bogor bertahan sampai Selasa (29/11/2022) malam.

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) Kabupaten Bogor telah diusulkan untuk naik sebesar 10 persen.

Kenaikan UMK ini diusulkan setelah rapat pleno dewan pengupahan digelar yang juga disertai adanya unjuk rasa para buruh sampai Selasa (29/11/2022) malam.

Untuk nantinya usulan kenaikan UMK ini akan langsung diusulkan ke Gubernur Jawa Barat.

"Rekomendasi UMK Kabupaten Bogor 10 persen, sudah ditandatangan Plt Bupati," kata Rizal Renden, Divisi Aksi Buruh Kabupaten Bogor saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com.

Para massa buruh ini sejak Selasa siang berunjuk rasa di depan Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bogor.

Kemudian pada malam hari dilanjut unjuk rasa di depan kantor Pemda.

"(Massa buruh bubar) Jam 22.00 WIB," kata Rizal Renden.

Diberitakan sebelumnya, para buruh yang tergabung dalam Aliansi Pekerja Buruh Bogor menggelar unjuk rasa di depan Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bogor pada Selasa (29/11/2022).

Mereka sebelumnya menuntut kenaikan UMK 2023 sebesar 13 persen.

Pantauan TribunnewsBogor.com, adanya aksi para buruh ini membuat arus kendaraan di Jalan Bersih sekitar Komplek Pemda, Cibinong, Kabupetan Bogor sempat dialihkan sementara.

Berita Terkini