Terjawab Motif Penculikan Kepala Cabang Bank BUMN, Bukan Pinjaman Rp 13 Miliar, Bos Rugi Besar ?
Bukan Pinjaman Rp 13 Miliar, Terjawab Motif Penculikan Kepala Cabang Bank BUMN, Bos Alami Rugi Besar ?
Penulis: Sanjaya Ardhi | Editor: Ardhi Sanjaya
Sejak awal kejadian beredar isu motif penculikan Kacab Bank BUMN ini adalah karena Ilham menggagalkan pinjaman sebesar Rp 13 miliar.
Ia memastikan bahwa bukan Eras dan ketiga temannya yang menghabisi nyawa Ilham.
"Tidak sama sekali (membunuh)," katanya.
Baca juga: Tampang Syok Rahmat Dibekuk Polisi di Kasus Kematian Kacab Bank BUMN, Ternyata Punya Peran Penting
Menurut Adrianus, tiga teman Eras merupakan warga sipil, bukan aparat penegak hukum.
"Sipil semua, pekerjaan keamanan lepas. Kalau klaster eksekutor kami tidak tahu mereka dan kami tidak kenal mereka," katanya.
Kasubdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim mengungkap ada empat klaster atau kelompok dalam kasus penculikan Kepala Cabang Bank BUMN Mohamad Ilham Pradipta.
"Aktor intelektual, klaster yang membuntuti, klaster yang menculik," katanya.
Baca juga: Ternyata Kacab Bank BUMN Guru Bela Diri, Istri Heran Lihat CCTV Penculikan : Ayah Kenapa Gak Dilawan
Lalu ada juga klaster yang melakukan penganiyaan terhadap Ilham.
"Klaster penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dan membuang korban," katanya.
Sampai dengan saat ini polisi sudah menangkap 15 orang.
Tiga orang ditangkap di Johar Baru, Jakarta Pusat,
Satu orang di NTT.
Lalu satu orang lagi Pantai Indah Kapuk (PIK) Jakarta Utara, kemudian satu di Semarang, Jawa Tengah.
Ada juga tiga orang aktor intelektual ditangkap di Solo, Jawa Tengah.
Dan terakhir satu orang sebagai pengintai ditangkap di Semarang, Jawa Tengah.
Kepala Cabang Bank BUMN
Kacab Bank BUMN
Eras
Adrianus Agal
Mohamad Ilham Pradipta
pinjaman
penculikan
| Seperti di Film, Pemuda di Cileungsi Bogor Rekayasa Penculikan Demi Uang Tebusan untuk Bayar Utang |
|
|---|
| Cemburu Buta Jadi Motif Ayah Tiri Bunuh Alvaro, Ibu Korban Bongkar Sosok Pelaku: Orangnya Temperamen |
|
|---|
| Ayah Tiri yang Bunuh Alvaro Ternyata Pengangguran, Tak Beri Nafkah tapi Kekang Istri Saat Kerja |
|
|---|
| Pengakuan Tersangka Penculikan Bilqis, Sudah Jual 9 Bayi dan 1 Anak, Melotot Disebut Penculik |
|
|---|
| Cerita Bilqis Diculik dan Dijual Rp 80 Juta, Disekap di Tempat Gelap: Cuma Dikasih Makan Mi Instan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/Bukan-Pinjaman-Rp-13-Miliar.jpg)