Rupiah Anjlok tapi Mal Tetap Diserbu, Benarkah Indonesia Alami Lipstick Effect? Ini Kata Pakar

Istilah lipstick effect yang dikaitkan dengan kondisi perekonomian bangsa yakni masyarakat tetap meramaikan mal meskipun rupiah tengah anjlok.

Tayang:
Editor: khairunnisa
TribunnewsBogor.com/Siti Fauziah Alpitasari
MAL RAMAI MESKI RUPIAH ANJLOK: Ilustrasi kondisi mal di Bogor. Istilah lipstick effect yang dikaitkan dengan kondisi perekonomian bangsa yakni masyarakat tetap meramaikan mal meskipun rupiah tengah anjlok. 

Ia mencontohkan, setiap negara memiliki cara berbeda dalam menikmati gaya hidup. 

“Ada negara lain yang masyarakatnya menikmati lifestyle dengan pesiar, mengunjungi museum, melihat air terjun, dan sebagainya,” tambahnya. 

Di tengah pelemahan Rupiah, Eddy menyarankan masyarakat mulai membaca peluang usaha, terutama yang berorientasi ekspor. 

“Baca peluang ekspor, fokus wirausaha di bidang-bidang berorientasi ekspor,” kata dia. 

Selain itu, ia menilai peningkatan kualitas pendidikan dan keterampilan juga menjadi hal penting yang perlu dipersiapkan masyarakat. 

Menurut Eddy, kemampuan yang tidak mudah tergantikan oleh kecerdasan buatan atau AI akan semakin dibutuhkan di masa depan. 

“Ke depan, kemampuan teknis akan banyak tergerus AI (machine learning), sehingga peran soft skills dan communication skills akan semakin penting,” jelasnya.

Sumber: Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved