Stiker Dilarang Ngamen Masih Terpasang di Angkot Bogor, Pengamen Merasa Was-Was

Stiker dilarang ngamen di angkot Kota Bogor masih terpasang. Sopir mengatakan pengamen kini takut atau was-was untuk ngamen

Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Ardhi Sanjaya
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
Stiker dilarang ngamen di angkot yang terlihat masih menempel di angkoy trayek 02 jurusan Bubulak-Sukasari, Selasa (21/10/2025). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR BARAT - Stiker dilarang ngamen di angkot Kota Bogor masih terpasang.

Sopir mengatakan pengamen kini takut atau was-was untuk ngamen di dalam angkot.

Pantauan TribunnewsBogor.com, Selasa (21/10/2025) di angkot trayek 02 jurusan Sukasari-Bubulak, stiker ini berwarna hijau dengan tulisan ‘Dilarang Ngamen di Angkot’.

Stiker ini ditempel di pintu angkot. Ada tulisan DPC Organda Kota Bogor juga di stiker ini.

Di stiker juga terdapat logo gitar dicoret yang menandakan pengamen tidak boleh masuk angkot.

“Ya setelah ditempel stiker aja. Pengamen jarang masuk ke angkot saya. Mungkin takut atau gimana. Terus saya tanya juga ke beberapa pengamen, katanya emang was-was,” kata sopir 02 saat berbincang dengan TribunnewsBogor.com di dalam angkot.

Ia sebetulnya tidak memermasalahkan ketika ada pengamen di dalam angkotnya.

“Kalau saya pribadi sebetulnya gak masalah sama sekali. Sama-sama cari uang,” ujarnya.

Namun, ia memberikan syarat untuk pengamen.

Pengamen harus tidak memaksa kepada penumpangnyq untuk memberikan sejumlah uang.

“Asalkan gak maksa aja. Ngamennya yang biasa aja gitu. Jadi, kalau penumpang saya udah gak ngasih uang ya turun aja,” ujarnya.

Sementara itu, diketahui sebelumnya, Dewan Pengurus Cabang (DPC) Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Bogor memasang stiker ‘Dilarang Ngamen di Angkot’, Senin (4/8/2025).

Ketua Organda Kota Bogor Sunaryana mengatakan, pemasangan stiker ini berdasarkan banyaknya aduan masyarakat.

Mereka resah dengan kehadiran pengamen yang mengamen di dalam angkot.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved