Pembongkaran Pasar dan Plaza Bogor Ditarget Akhir Bulan Januari, PKL Harus Segera Pindah

Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin mengingatkan, pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan harus segera menyesuaikan.

Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Tsaniyah Faidah
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
PEMBONGKARAN PASAR BOGOR - Pembongkaran Pasar dan Plaza Bogor ditargetkan akan dilakukan akhir bulan Januari 2026 ini. 

Ringkasan Berita:
  • Struktur utama Pasar dan Plaza Bogor resmi mulai dibongkar akhir Januari 2026.
  • Pedagang harus segera pindah lebih awal dari jadwal semula demi keamanan proyek.
  • Pembongkaran dipercepat karena kondisi bangunan tinggi yang membahayakan warga di sekitarnya.

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Pembongkaran Pasar dan Plaza Bogor menemui titik terang pasca Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mengeluarkan izin pembongkaran pada Kamis (22/1/2026) lalu.

Struktur utama bangunan kini sudah bisa dilakukan pembongkaran.

Kontraktor melalui Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) menargetkan pembongkaran bisa dilakukan pada akhir bulan Januari ini.

Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin mengingatkan, pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan harus segera menyesuaikan.

Mereka harus segera mengosongkan lapaknya sebab pembongkaran akan segera dilakukan.

PKL ini juga diketahui sebelumnya diberikan waktu berjualan sampai habis Lebaran Idul Fitri 2026.

Saat itu ratusan PKL demo ke Balai Kota Bogor.

“Kemarin itu (sampai lebaran) menyesuaikan saja.  Kalau dibongkar pas lebaran oke sampai lebaran. Kalau pembongkaran dipercepat sebelum lebaran ya mereka menyesuaikan,” kata Jenal Mutaqin saat dijumpai TribunnewsBogor.com di Pondok Rumput, Rabu (28/1/2026).

Keselamatan PKL bisa terancam jika masih berjualan saat pembongkaran berlangsung.

“Konteksnya ini bukan dilarang atau tidak. Tapi membahayakan atau tidak. Apalagi bangunan yang setinggi itu dibongkar. Khawatir dampak keselamatannya (PKL) terancam,” ujarnya.

Jenal meyakini ada standar operasional (SOP) yang akan dijalankan kontraktor saat pembongkaran.

Selain keselamatan PKL, warga yang kerap melintas harus diberikan sosialisasi.

“Tapi saya yakin ada SOP yang dijalankan. Misal berapa radius harus menjauh ketika pembongkaran itu. Lebih kepada teknis kalau itu,” ujarnya.

Sementara itu, PKL ini berjualan dengan menggunakan tenda tepat di depan Pasar Bogor serta samping Pasar Bogor.

Para pedagang menggunakan peti serta meja semi permanen.

Mereka berjualan sayur sampai buah-buahan.

Sedangkan bangunan utama Pasar dan Plaza Bogor diketahui masih ditutup jaring.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved