Puncak Bogor Sempat Diguyur Hujan Ringan, Tinggi Muka Air Bendung Katulampa Berstatus Normal
Selain TMA Sungai Ciliwung yang cenderung normal, di saat yang sama TMA hulu Sungai Cileungsi, Kabupaten Bogor juga serupa.
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Tsaniyah Faidah
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Tinggi Muka Air (TMA) Bendung Katulampa masih berstatus normal meski kawasan Puncak Bogor sempat diguyur hujan, Jumat (13/2/2026).
Pantauan TribunnewsBogor.com, sekitar pukul 20.00 WIB malam, pengukur TMA Sungai Ciliwung di Bendung Katulampa berada di bawah angka 50 cm.
Aliran air masih berada di tanda garis warna hijau yang artinya siaga 4 atau tergolong normal.
Nampaknya aliran Sungai Ciliwung tak mengalami peningkatan debit meski kawasan hulu yaitu kawasan Puncak Bogor sempat diguyur hujan.
Terpantau, hujan sempat mengguyur kawasan Puncak Bogor sekitar pukul 15.00 WIB sore.
Namun hujan yang mengguyur ini tergolong cukup ringan dan singkat.
Bahkan tak sempat membasahi seluruh permukaan Jalan Raya Puncak.
Setelah itu, langit di kawasan Puncak Bogor terpantau mendung.
Sampai pukul 20.00 WIB malam hujan tak lagi mengguyur.
TMA Sungai Cileungsi
Selain TMA Sungai Ciliwung yang cenderung normal, di saat yang sama TMA hulu Sungai Cileungsi, Kabupaten Bogor juga serupa.
TMA Sungai Cileungsi ini diketahui cukup berpengaruh debitnya, jika meluap bisa mengancam banjir sampai ke wilayah Bekasi.
Dari hasil CCTV pemantau sungai milik Komunitas Peduli Sungai Cikeas - Cileungsi (KP2C), TMA hulu Sungai Cileungsi berada di angka 30 cm.
"Hulu Sungai Cileungsi normal," kata Ketua KP2C Puarman dalam info update TMA Cileungsi, Jumat malam.
"Jam 21.00 TMA 30 cm, cuaca mendung," ungkap Puarman.
| Ikut Bersih-Bersih Bareng Pemkot Bogor, Dewan Evaluasi Sampah Sampai Relokasi PKL |
|
|---|
| Waspada Cuaca Bogor Besok Rabu 8 April 2026, Hujan dan Petir Mengintai Sejumlah Wilayah Ini |
|
|---|
| Parkir Liar di Kawasan Pakansari Banyak Dikeluhkan Masyarakat, Pemkab Bogor Bentuk Satgas |
|
|---|
| Hati-hati! Viral Modus Tukar Kartu ATM di Minimarket BNR Bogor, Korban Alami Kerugian |
|
|---|
| Drainase Yasmin Mampet, Jenal Mutaqin Sebut Jadi Biang Kerok Banjir di Kota Bogor: Berasal dari PKL |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/Tma-bendung-Katulampa-13-feb.jpg)