Gadai BPKB Motor Tak Terbayar dan Lamaran Kerja Ditolak, Pria Bogor Diduga Tabrakan Diri ke Kereta

Seorang pria tewas akibat tertemper kereta di wilayah Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor pada Senin (2/3/2026).

Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: khairunnisa
TribunnewsBogor.com
KECELAKAAN DI BOGOR: Seorang pria tewas akibat tertemper kereta di wilayah Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor pada Minggu (1/3/2026) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Seorang pria tewas akibat tertemper kereta di wilayah Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.

Korban yang diketahui berinisial AY itu tertabrak kereta jurusan Nambo-Jakarta yang bergerak dari Stasiun Cibinong menuju Stasiun Citayam.

Peristiwa yang dialami oleh warga Cibinong itu terjadi pada Minggu (1/3/2026) di bawah jembatan atau Jalan Layang Al-Falah. 

Kapolsek Cibinong, Kompol Jony Handoko mengatakan, menurut keterangan saksi saat kejadian korban sedang berjalan di pinggir rel.

Namun tiba-tiba kereta melintas dan menghantam tubuh pria yang berusia sekitar 30 tahun itu hingga terpental sejauh kurang lebih tiga meter.

"Kereta melintas dari arah Stasiun Nambo ke arah Stasiun Pondok Rajeg dan masinis sempat membunyikan klakson tetapi si korban tidak mendengar sehingga korban tersambar kereta," ujarnya, Senin (2/3/2026).

Akibat kejadian tersebut, korban meregang nyawa dengan kondisi yang mengenaskan penuh luka di sekujur tubuhnya.

Sementara itu, Kompol Jony Handoko mengatakan bahwa pihak keluarga pun telah mengiklaskan kejadian tersebut.

Namun, penyebab kematiannya diduga ada unsur kesengajaan karena korban ingin mengakhiri hidup di tengah himpitan ekonomi yang menjeratnya.

"Diduga korban bunuh diri dengan motif diduga karena permalasahan gadai BPKB kendaraan. Motor milik orang tuanya yang digadaikan korban ke leasing dan tidak terbayar dan frustasi akibat lamaran kerjanya ditolak," katanya.

Catatan redaksi:

Artikel ini ditayangkan bukan untuk menginspirasi tindak bunuh diri.

Kendati demikian, depresi bukanlah persoalan sepele.

Kesehatan jiwa merupakan hal yang sama pentingnya dengan kesehatan tubuh.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved