Sudah Melebihi Target, 13.000 Unit Rutilahu di Kabupaten Bogor Tertangani Hingga Akhir Tahun 2026
Pemerintah Kabupaten Bogor menargetkan ribuan rumah tidak layak huni (rutilahu) tersentuh pembangunan.
Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Vivi Febrianti
Ringkasan Berita:
- Bupati Bogor Rudy Susmanto menargetkan sekitar 8.000 rumah tidak layak huni diperbaiki pada tahun 2026
- Program ini didukung berbagai pihak, mulai dari Pemkab Bogor, Kementerian Perumahan, hingga perusahaan dan NGO
- Dari total 24.000 rutilahu yang terdata, pemerintah optimistis penanganannya bisa tuntas pada 2027–2028
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Pemerintah Kabupaten Bogor menargetkan ribuan rumah tidak layak huni (rutilahu) tersentuh pembangunan.
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, perbaikan rutilahu ini merupakan komitmen pemerintah untuk memberikan tempat tinggal yang layak bagi masyarakat.
Pada tahun 2026 ini, ia menyebut sebanyak kurang lebih 8.000 rutilahu di Kabupaten Bogor dapat dilakukan perbaikan.
Rudy Susmanto menjelaskan, pada tahun ini Pemerintah Kabupaten Bogor telah mengalokasikan anggaran untuk menangani 2.750 unit rumah.
Kemudian mendapat bantuan dari Kementerian Perumahan sebanyak 4.000 unit, bantuan dari perusahaan Astra kurang lebih 1.000 unit, serta bantuan dari sejumlah NGO dan perusahaan lainnya.
"Mudah-mudahan jumlahnya semakin banyak, karena kita ingin menuntaskan sebanyak 24 ribu rumah yang terdata se-Kabupaten Bogor," ujarnya, Sabtu (14/3/2026).
Dengan terbangunnya ribuan unit rutilahu pada 2026, maka beban Pemerintah Kabupaten Bogor ke depan semakin berkurang.
Akan hal itu, Rudy Susmanto pun meyakni pada tahun berikutnya seluruh rutilahu di Kabupaten Bogor dapat tuntas tertangani.
Pada tahun 2025 sekitar 5.000 rumah telah tertangani, kemudian di tahun 2026 ini terdapat 8.000 rumah yang akan ditangani, maka jika diakumulasikan jumlahnya mencapai 13.000 unit.
Jumlah tersebut telah melebihi 50 persen dari sasaran penanganan yakni sebanyak 24.000 unit.
"Maka di tahun 2027 masih ada kurang sekitar 11 ribu. Kami optimistis sekitar tahun 2027-2028 dapat tuntas sepenuhnya," katanya.
| Linmas Korban Longsor di Dramaga Bogor Berjam-jam Tertimbun, Proses Evakuasi Dramatis |
|
|---|
| Rumah Warga di Sukamakmur Bogor Rusak Imbas Pergerakan Tanah, Penghuni Terancam Jika Hujan |
|
|---|
| Sosok Abah Bidong Linmas di Dramaga Bogor, Tewas Tertimbun Longsor Saat Berupaya Cegah Banjir |
|
|---|
| Kondisi Tol Bocimi KM 72 Pasca Longsor, Akses Menuju Jakarta Ditutup dari Sukabumi |
|
|---|
| 'Tenang Pak', Ucapan Terakhir Linmas di Dramaga Bogor Sebelum Tewas Tertimbun Longsor |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/Bupati-Bogor-Rudy-Susmanto-sebut-sebanyak-8000-rumah-tidak-layak-huni.jpg)