Info Jalur Puncak

Puncak Bogor di Hari H Lebaran Ramai Lancar, Tak Ada One Way

Kepolisian tidak memberlakukan rekayasa lalu lintas satu arah atau one way (buka tutup) secara penuh di jalur wisata Puncak, Kabupaten Bogor.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Vivi Febrianti
Kompas.com
PUNCAK BOGOR - Kepolisian tidak memberlakukan rekayasa lalu lintas satu arah atau one way (buka tutup) secara penuh di jalur wisata Puncak, Kabupaten Bogor. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Kepolisian tidak memberlakukan rekayasa lalu lintas satu arah atau one way (buka tutup) secara penuh di jalur wisata Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.

KBO Satlantas Polres Bogor Iptu Ardian mengatakan, keputusan ini diambil karena  mempertimbangkan tingginya aktivitas masyarakat saat hari raya, khususnya untuk warga bersilaturahmi.

“Di hari H Lebaran tidak kita laksanakan one way penuh karena kita masih mempertimbangkan budaya masyarakat yang melakukan silaturahmi," ujar Ardian kepada Kompas.com, Sabtu (21/3/2026).

Menurut dia, mobilitas warga pada Hari Raya Idul Fitri tidak hanya terpusat pada arus mudik, tetapi juga pergerakan lokal antarwilayah untuk mengunjungi keluarga.

Karena itu, penerapan one way dinilai berpotensi menghambat aktivitas masyarakat yang bergerak secara dinamis di kedua arah.

Sebagai gantinya, kata dia, pihaknya melakukan pengaturan lalu lintas secara manual dan situasional di lapangan guna menjaga kelancaran arus kendaraan.

“Untuk pengaturan di hari H, kami lebih mengedepankan pengaturan manual oleh petugas di lapangan,” kata dia.

Sementara itu, rekayasa lalu lintas berupa one way penuh (Puncak Pass Cianjur atau sebaliknya) di jalur Puncak baru akan diberlakukan pada H+1 Lebaran.

Sebab, hari itu sudah memasuki arus balik yang tentunya bertemu dengan arus wisata.

Selama periode itulah sistem one way atau buka-tutup arus kendaraan akan mulai diberlakukan.

Adapun sejumlah titik rawan kepadatan yang perlu diwaspadai adalah Simpang Pasir Muncang, Simpang Megamendung, dan Simpang Pasar Cisarua.

Ardian juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik serta mematuhi arahan petugas guna menghindari kemacetan di jalur wisata Puncak Bogor

"Kami mengimbau pengendara menjaga jarak aman antarkendaraan guna menghindari kecelakaan tabrak belakang," ungkap dia.

Tak hanya itu, pengendara juga diminta memastikan kendaraan dalam kondisi prima. 

Karakter jalur Puncak didominasi tanjakan sehingga kendaraan yang tidak dalam kondisi baik berisiko mogok, terutama saat terjadi kepadatan arus lalu lintas.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved