Dampak Kenaikan Harga Plastik Imbas Perang, Pedagang di Kota Bogor Kaget hingga Pilih Libur Jualan
Terlebih banyak pelaku UMKM di Kota Bogor yang berjualan menggunakan plastik sebagai kemasan.
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Ardhi Sanjaya
Ringkasan Berita:
- Harga plastik di Kota Bogor naik sekitar 30 persen akibat dampak perang di Timur Tengah.
- Kenaikan ini membuat pelaku UMKM kesulitan karena biaya kemasan meningkat.
- Penjualan pedagang plastik ikut menurun, bahkan sebagian UMKM mengurangi atau berhenti berjualan sementara.
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Kenaikan harga plastik karena dampak perang di Timur Tengah membuat pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Bogor terkejut.
Terlebih banyak pelaku UMKM di Kota Bogor yang berjualan menggunakan plastik sebagai kemasan.
Seperti bungkus plastik, gelas plastik kecil yang digunakan oleh para pedagang kopi, hingga gelas plastik agak besar yang sering dipakai penjual minuman es atau jus.
Hal ini diakui Sapin, pedagang aneka plastik Toko Tasca di Pasar Jambu Dua, Kota Bogor.
"Kaget mereka (pelanggan), kan yang beli juga banyak yang buat jualan," kata Sapin kepada TribunnewsBogor.com, Kamis (2/4/2026).
Dia mengatakan bahwa plastik yang mengalami lonjakan harga ini rata-rata merupakan aneka plastik bening.
Yaitu plastik-plastik yang banyak digunakan oleh para pedagang.
Pelanggannya yang rata-rata pedagang juga mengeluh karena modalnya untuk jualan menjadi bertambah.
"Ada yang biasa beli jadi gak jadi, ada yang dikurangin juga belinya," cerita Sapin.
"Ada yang 'libur dulu deh jualannya, ininya (plastiknya) juga udah mahal, penjualan juga lagi turun'," sambung dia.
Tidak hanya pelaku UMKM yang tercekik, Sapin sendiri sebagai penjual aneka plastik juga terdampak.
Selain penjualan menurun, setiap keuntungan yang didapat juga malah terpakai untuk menutupi kenaikan harga yang terus menerus terjadi sejak jelang Lebaran 2026 kemarin.
"Sekarang kita jualan nih, udah habis kita belanja lagi itu udah naik lagi, jadi ada keuntungan tuh buat nutupin," ungkapnya.
- Harga Naik Sekitar 30 Persen
Diberitakan sebelumnya, Sapin dari toko aneka plastik Tasca, Kota Bogor mengatakan bahwa kenaikan sudah terjadi sejak jelang Lebaran 2026.
"Naiknya sekarang sudah sekitar 30 persenan. Sebelum lebaran harganya udah naik, cuman parah-parah sekarang," katanya.
| ASN Kota Bogor Dilarang Nongkrong Saat WFH Jumat, Dedie Rachim Siapkan Sanksi |
|
|---|
| Hujan Deras Disertai Petir Guyur Kota Bogor Sore Ini, Ini Daftar Kecamatan Berpotensi Hujan Lebat |
|
|---|
| Harga Cabai di Kota Bogor Kini Sudah Mulai Kembali Turun, Cabai Rawit Merah Rp60.000 Per Kilo |
|
|---|
| Kondisi Cuaca Kota Bogor Terkini Kami 2 April 2026, Cerah Sejak Pagi, Kini Sedang Diguyur Hujan |
|
|---|
| Antisipasi ASN Kota Bogor Work From Kafe Saat WFH Jumat, Zenal Abidin Minta Satpol PP Patroli |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/Aneka-plastik-yang-dijual-di-Kota-Bogor-Melonjaknya-harga-plastik-imbas-perang-Timur-Te.jpg)