Bogor Sempat Diguyur Hujan, Begini Kondisi TMA Bandung Katulampa Jumat Malam Ini

Kepala Stasiun Klimatologi BMKG Citeko, Fatuhri Syabani menjelaskan pada April 2026 ini Bogor diperkirakan masuk peralihan musim hujan ke kemarau.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Tsaniyah Faidah
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
INFO BENDUNG KATULAMPA - Kondisi aliran Sungai Ciliwung di Bendung Katulampa, Kota Bogor, Jumat (17/4/2026) malam. 
Ringkasan Berita:
  • Bogor diguyur hujan sedang berdurasi singkat pada siang dan petang, berlanjut gerimis tipis pada malam hari.
  • Bendung Katulampa terpantau aman dengan tinggi air di bawah 50 cm dan aliran air normal.
  • BMKG menyatakan Bogor memasuki masa pancaroba yang memicu cuaca tidak menentu dan potensi angin kencang.

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Sejumlah wilayah Bogor sempat diguyur hujan pada Jumat (17/4/2026).

Pantauan TribunnewsBogor.com di wilayah Kota Bogor, hujan ini mengguyur pukul 13.00 WIB siang dan pukul 17.40 WIB petang.

Terpantau hujan ini cederung merupakan hujan sedang.

Selain itu, hujan sedang ini juga tidak terlalu lama sebelum akhirnya berubah menjadi hujan ringan kemudian reda.

Pada Jumat malam terpantau hujan masih kembali mengguyur namun berupa rintik tipis.

Tinggi Muka Air (TMA) Ciliwung di Bendung Katulampa, Kota Bogor terpantau juga tidak mengalami peningkatan signifikan.

Pada pukul 20.45 WIB, terpantau pengukur TMA Bendung Katulampa menunjukan angka tinggi air Ciliwung di bawah 50 cm.

Selain itu terpantau aliran air Sungai Ciliwung juga tidak berubah kecoklatan seperti ketika sedang meluap.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Stasiun Klimatologi BMKG Citeko, Fatuhri Syabani menjelaskan bahwa pada April 2026 ini Bogor diperkirakan masuk peralihan musim hujan ke kemarau.

Dia menjelaskan bahwa tipikal masa peralihan musim memang kondisi atmoster cenderung fluktuatif.

"Tipikal masa peralihan adalah kondisi atmosfer yang cenderung fluktuatif, massa udara basah dari Asia masih berada di wilayah Indonesia," kata Fatuhri Syabani, Jumat (17/4/2026).

"Sementara massa udara kering dari wilayah Australia juga sudah mulai hadir terutama di wilayah timur Indonesia," imbuh Fatuhri.

Selain cuaca berubah-ubah, hujan deras disertai angin kencang juga jadi pertanda masa peralihan musim.

Sehingga masyarakat harus waspada terhadap cuaca hujan pada April 2026 ini.

"Cuaca cenderung berubah-ubah masa peralihan ini, terbukti beberapa hari lalu hujan deras disertai angin kencang di wilayah Cibinong, Citeureup, Kota Bogor dan sekitarnya. Sehingga banyak pohon tumbang di sekitar Jalan Tol Jagorawi yang mengakibatkan kemacetan," ungkapnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved