Capek Gelar Rutinitas Rapat, Anggota DPRD Kota Bogor Refreshing: Hilangkan Kelelahan Otak

Anggota DPRD Kota Bogor menggelar refreshing di tengah efisiensi anggaran yang tengah dilakukan oleh Pemerintah Pusat.

Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Vivi Febrianti
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
ANGGOTA DPRD KOTA BOGOR REFRESHING - Ilustrasi. 50 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor 2024-2029 resmi dilantik pada Selasa (27/8/2024). 

Ringkasan Berita:
  • Anggota DPRD Kota Bogor gelar “refreshing” di hotel, alasannya kelelahan karena rapat terus-menerus
  • Biayanya dari APBD tembus sekitar Rp75 juta—di tengah kebijakan efisiensi anggaran nasional
  • Diklaim demi kekompakan & capacity building, tapi publik bertanya: ini kebutuhan atau pemborosan terselubung?

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor menggelar refreshing di tengah efisiensi anggaran yang tengah dilakukan oleh Pemerintah Pusat.

Agenda refreshing itu digelar karena anggota DPRD capek menggelar rapat terus menerus.

Kegiatan itu dilakukan hari ini, Kamis-Jumat (23-24/4/2026) di Nemuru Grand Bhuvana Ciawi, Kabupaten Bogor.

Biaya yang digunakan untuk refreshing itu menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Jumlahnya pun tak sedikit, yakni mencapat puluhan juta rupiah.

Dilihat dari Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE), kegiatan tersebut berupa pengadaan jasa penyelenggaraan acara paket 4.

Acara berupa kegiatan keolahragaan tahun 2026 dengan nilai pagu paket sebesar Rp 75 juta.

Sedangkan nilai harga perkiraan sendiri (HPS) paket atau perkiraan harga yang ditetapkan pejabat pembuat komitmen (PPK) sebesar Rp 74.706.900.

Dalam keterangannya dituliskan bahwa paket ini berupa kegiatan olahraga dan rohani.

Hal itu dibenarkan oleh Kepala Bagian Umum DPRD Kota Bogor Agus Gunawan.

Ia menyebut kalau kegiatan itu rutin dilaksanakan dan diikuti oleh seluruh anggota DPRD Kota Bogor.

"Kegiatan yang di luar ada keolahragaan sama kerohanian, ada dua. Setahun dua kali," katanya.

Ia merinci, kegiatan keolahragaan yang dimaksud seperti capacity building atau proses sistematis untuk meningkatkan kemampuan, keterampilan, pengetahuan, dan kompetensi individu, kelompok, atau organisasi.

Acara itu juga terlebih dahulu dimulai dengan rapat anggota dewan.

"Kalau keolahragaan seperti capacity building begitu. Mulai hari ini, dewan kan rapat dulu LKPJ dan lainnya, paling sore baru registrasi," katanya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved