Hijaukan Kawasan, Warga Sentul Bogor Tanam Ribuan Pohon
Melanjutkan penanaman yang sempat dilakukan pada awal bulan, kini warga Cluster Venesia kembali melakukan penanaman.
Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Ardhi Sanjaya
Ringkasan Berita:
- Warga Sentul City, khususnya Cluster Venesia, aktif melakukan penanaman pohon di ruang terbuka hijau (RTH) di Babakanmadang.
- Targetnya sebanyak 2.600 pohon ditanam sebagai bentuk dukungan terhadap program penghijauan dan menjaga lingkungan tetap asri.
- Kegiatan ini merupakan kolaborasi warga dan pengembang untuk mencegah bencana seperti banjir dan longsor serta menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BABAKANMADANG - Warga Sentul City terus menunjukkan komitmennya dalak menghijaukan kawasan dengan menggencarkan penanaman pohon.
Melanjutkan penanaman yang sempat dilakukan pada awal bulan, kini warga Cluster Venesia kembali melakukan penanaman.
Penanaman dilakukan di area lahan kosong ruang terbuka hijau (RTH) yang berlokasi di wilayah Kecamatan Babakanmadang, Kabupaten Bogor dengan titik yang berbeda dari sebelumnya.
Ketua RT setempat, Tata Djuarsa mengatakan dalam menghijaukan kawasan ini ditargetkan sebanyak 2.600 pohon dapat tertanam.
"Kita akan terus lakukan aktivitas sampai tercapai target. Kita mendukung program Pemkab bogor untuk menanam pohon," ujarnya, Jumat (24/4/2026).
Menurutnya, kegiatan penanaman pohon yang dilakukan mendapat sambutan positif dari warga yang tinggal di kawasan tersebut.
Sebab, kata dia, penanaman pohon ini bertujuan untuk menjaga lingkungan yang sehat, nyaman, dan hijau.
"Kita beruntung tinggal di Sentul City yang menjadi slogan, kalau yang terkenal itu Jakarta Selatan, kita ini di selatan Jakarta di mana konotasinya hijau, asri dan adem," katanya.
Sementara itu, Head Construction Sentul City, Arjo Hardjoenanto mengatakan, giat penanaman ini merupakan bentuk kolaborasi antara warga dengan development.
Menurutnya, Sentul City selalu mengedepankan penghijauan dalam mengembangkan kawasan dari segi desain maupun pelaksanaan.
"Jadi area hijau tetap kita prioritaskan, bahkan pada saat pelaksanaan juga harus mengkaji terlebih dulu potensi alam yang ada, baik pepohonan, area hijau, maupun jalur air, eksisting," katanya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pengembang dan masyarakat akan terus berkolaborasi dalam mewujudkan lingkungan yang sehat, aman, serta nyaman
Terlebih, penghijauan merupakan upaya dalam mencegah terjadi bencana alam hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.
"Kami merencanakan di area-area yang disebut RTH, itu banyak tempatnya ada yang di tengah, di pinggir, di kemiringan-kemiringan itu prioritas kami supaya kondisinya stabil, lebih hijau, dan lebih aman," katanya.
| Dilanda Cuaca Buruk, 2 Rumah Warga Waru Parung Bogor Rusak Karena Longsor dan Angin Ngamuk |
|
|---|
| Ungkap Peredaran Obat Terlarang di Gunungputri Bogor, Polisi Ringkus 4 Pelaku |
|
|---|
| Kisah Pilu Bocah Hanyut di Bogor, Hilang 4 Hari dan Ditemukan 7 Km dari Lokasi Awal |
|
|---|
| Tebing Setinggi 25 Meter Longsor, Jalan Penghubung 2 Desa di Sukaraja Bogor Tertimbun |
|
|---|
| Fakta-fakta Bocah Hanyut di Cilebut Bogor, Ditemukan Tewas Setelah Terbawa Arus 7 Km |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/Warga-Sentul-lakukan-penanaman-pohon-di-Cluster-Venesia-yang-berlokasi-di-wilayah-Keca.jpg)