Linmas Korban Longsor di Dramaga Bogor Berjam-jam Tertimbun, Proses Evakuasi Dramatis
Tim SAR gabungan dan warga yang ramai-ramai mencari korban juga harus berhadapan dengan cuaca buruk berupa hujan disertai petir.
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Ardhi Sanjaya
"Saya enggak lihat, saya enggak tega saya lihatnya itu. Sampai gitu juga saya di bawah juga menangis saya. Kan itu teman saya, yang udah dianggap orang tua saya sendiri," ungkapnya.
Diketahui, korban Abah Bidong sebagai Linmas saat kejadian sedang membersihkan bambu yang ambruk karena longsor dan menutupi sungai.
Saat itu dia ditemani Sarnata sesama Linmas dan Pak Ukan warga sekitar.
Mereka bertiga, membersih bambu-bambu yang melintang ke sungai agar tak menyebabkan banjir.
Karena sungai di bawah tebing setinggi sekitar 30 meter itu dulu pernah tertutup longsor dan sebabkan banjir yang merendam pemukiman.
Namun nahas, longsor susulan yang cukup besar terjadi dan menimbun Abah Bidong.
Sementara Sarnata dan Ukan selamat karena tak terlalu dekat dengan area tebing yang longsor saat kejadian.
Terpantau, Rabu (6/5/2026), lokasi longsor masih belum ditangani mengingat hujan yang masih berpotensi mengguyur Bogor.
Namun aliran sungai sudah tak tertutup material longsor.
Di sekitar tebing longsor juga terpantau sudah dipasangi garis polisi.
| Rumah Warga di Sukamakmur Bogor Rusak Imbas Pergerakan Tanah, Penghuni Terancam Jika Hujan |
|
|---|
| Sosok Abah Bidong Linmas di Dramaga Bogor, Tewas Tertimbun Longsor Saat Berupaya Cegah Banjir |
|
|---|
| Kondisi Tol Bocimi KM 72 Pasca Longsor, Akses Menuju Jakarta Ditutup dari Sukabumi |
|
|---|
| 'Tenang Pak', Ucapan Terakhir Linmas di Dramaga Bogor Sebelum Tewas Tertimbun Longsor |
|
|---|
| Dilanda Cuaca Buruk, Bupati Bogor Imbau Bersihkan Saluran Air dan Tanam Pohon untuk Cegah Bencana |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/longsor-di-dramaga-bogor-mei-2026.jpg)