Parkir Dipindah, Pemotor Masih Nekat Lawan Arus di Surken Bogor: 16 Menit Tembus 32 Pelanggar

Mereka melawan arus dan melintasi ruas jalan sebelah kiri yang saat ini kondisinya sudah tidak ada kendaraan yang parkir.

Tayang:
Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Tsaniyah Faidah
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
PELANGGAR MOTOR SURKEN - Banyak pengendara sepeda motor yang nekad melawan arus dari Jalan Siliwangi menuju Jalan Suryakencana, Kamis (7/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 32 pemotor nekat lawan arus di Surken hanya dalam waktu 16 menit.
  • Pemindahan parkir ke sisi kanan membuat jalur kiri leluasa sehingga motor melaju kencang.
  • Warga keluhkan minimnya petugas di lokasi karena aksi ini sangat membahayakan keselamatan.

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Banyak pengendara sepeda motor yang nekad melawan arus dari Jalan Siliwangi menuju Jalan Suryakencana, Kamis (7/5/2026).

Mereka melawan arus dan melintasi ruas jalan sebelah kiri yang saat ini kondisinya sudah tidak ada kendaraan yang parkir.

Pantauan TribunnewsBogor.com di lokasi, dari pukul 09.30-09.46 WIB dihitung manual, sudah ada 32 pemotor yang melawan arus.

Pemotor yang melawan arus ini rata-rata berboncengan.

Jika dilihat, pemotor ini merupakan warga sekitar dan banyak juga ojek online (ojol).

Mereka melajukan motornya dengan kecepatan yang lumayan cepat.

Tidak ada halangan di sebelah kiri sebab parkir kendaraan dipindahkan ke sebelah kanan jalan.

Tidak terlihat di lokasi adanya petugas baik Dishub maupun Satlantas.

Salah seorang warga sekitar Sandi (35) mengatakan, pemotor yang melawan arus ini semakin banyak usai parkir dipindahkan ke sebelah kanan jalan.

“Kayanya sih makin banyak. Karena disebelah kriinya kan sekarangmah leluasa,” kata Sandi saat berbincang dengan TribunnewsBogor.com di simpang Gang Aut.

Kecepatan motor saat ini juga sangat kencang.

“Malah makin kenceng sih kalau menurut saya. Ya itu dia mereka leluasa juga,” ujarnya.

Ia berharap, pengendara sepeda motor yang melawan arus ini ditindak.

Jika tetap dibiarkan, hal ini menurutnya sangat berbahaya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved