Bakal Bangun 2 Dapur MBG, IPB University Berharap Jadi Percontohan di Tingkat Nasional
IPB University bakal membangun dua satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) untuk mendukung program makan bergizi gratis (MGB).
Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Vivi Febrianti
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, DRAMAGA - IPB University bakal membangun dua satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) untuk mendukung program makan bergizi gratis (MGB).
Kampus ternama itu dipercaya Pemerintah Indonesia untuk menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui pendirian Pusat Unggulan Nasional (Center of Excellence/CoE). Rencananya dapur MBG tersebut akan dibangun di dekat kampus Dramaga yakni di wilayah Kecamatan Ciampea, dan Sukajaya.
SPPG tersebut akan dikelola oleh PT. BLST, holding company milik IPB, melalui yayasan yang dibentuk secara khusus.
Yayasan tersebut berbadan hukum dan dikelola secara profesional, terpisah dari anggaran pendidikan dan operasional akademik IPB University.
Tak hanya mendirikan dapur, IPB University juga mengklaim membentuk ekosistem agribisnis dengan membangun rantai pasok.
Petani, peternak, pengolah tahu-tempe di sekitar kampus dan lokasi SPPG dibina agar menjadi pemasok yang terstandar dan berkelanjutan.
Langkah ini diambil untuk menjawab persoalan SPPG di lingkup nasional yang membutuhkan kepedulian institusi pendidikan tinggi sebagai gerbong keilmuan dan kepakaran.
Direktur Kerjasama, Komunikasi, dan Pemasaran IPB University, Dr Alfian Helmi mengatakan, dengan mengambil peran sebagai SPPG maka inovasi yang lahir dari laboratorium dan kebun percobaan IPB University bisa diuji dan diterapkan dalam skala nyata.
"Varietas pangan lokal unggulan, formula menu berbasis kebutuhan gizi spesifik, teknologi pengolahan pangan sederhana yang efisien, sistem pemantauan mutu berbasis data, semuanya kini punya ruang untuk bergerak dari riset menuju dampak," ujarnya, Jumat (8/5/2026).
Dr Alfian Helmi menyebut, dari sisi keamanan pangan, IPB University juga tidak akan main-main.
Seluruh sistem dari bahan baku hingga sajian di piring, dirancang memenuhi prinsip ASUH yang meliputi Aman, Sehat, Utuh, dan Halal, di bawah koordinasi Lembaga Riset Internasional Pangan, Gizi, Kesehatan, dan Halal IPB (LRI-PGKH).
IPB University bersama Unicef juga telah melakukan riset baseline di Jayapura untuk menentukan intervensi program yang lebih tepat sasaran.
Berbagai kerja sama internasional juga telah dilakukan, termasuk survei sanitasi dengan mitra dari Jepang dan Selandia Baru, sebagai dasar penguatan program MBG.
"Audit internal dilakukan secara berkala, dan hasilnya dibuka untuk verifikasi publik. Ini bukan klaim, ini sistem yang dirancang teraudit di setiap titik persentuhan," katanya.
Melalui pendekatan yang akan dilakukan IPB University ini, sambungnya, akan menstimulasi SPPG lainnya di Indonesia untuk melakukan hal yang sama, sehingga program MBG ke depan akan menuai keberhasilan dan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat.
Bukan hanya soal dapur, namun juga soal bagaimana sebuah universitas bisa berkontribusi di lapangan dan mendukung keberhasilan program pemerintah.
"Harapan kami sederhana namun serius yaitu SPPG yang dikelola PT BLST ini dapat menjadi model yang bisa direplikasi secara nasional," katanya.
Di samping itu, melalui model ini juga diharapkan dapat menghasilkan pendapatan yang sehat bagi PT BLST.
Menurutnya sebagian hasilnya akan dialokasikan kembali untuk mendukung riset, beasiswa, dan pengabdian masyarakat IPB, sebuah bentuk kemandirian finansial PTN-BH yang selama ini IPB perjuangkan.
"Kalau inovasi kampus bisa ikut mengalir di dalamnya, dari laboratorium ke meja makan anak-anak Indonesia, maka itulah makna sesungguhnya dari kampus yang berdampak. Kalau ini berhasil, IPB ingin ini menjadi cetak biru, bukan prestasi sendiri," katanya.
| Rumah Warga di Dramaga Bogor Rusak Akibat Longsor, Penghuni Pilih Tetap Bertahan |
|
|---|
| Bukan Hanya Dirikan Dapur MBG, IPB University Bakal Membangun Rantai Pasoknya |
|
|---|
| Satu Keluarga di Dramaga Bogor Dibayangi Ancaman Longsor, Dinding Ruang Tamu Sudah Ambrol |
|
|---|
| Sebut Keterlibatan IPB University dalam Program MBG Relevan, Mahasiswa Ingatkan Soal Konsistensi |
|
|---|
| IPB University Sebut Bakal Bangun SPPG di Ciampea dan Sukajaya, Satu Dapur Sudah Siap Beroperasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/IPB-University-bakal-bangun-dua-SPPG-di-wilayah-Kecamatan-Ciampea.jpg)