Harga Daging Sapi di Kota Bogor Melejit, Diperkirakan Makin Naik Jelang Idul Adha 2026

Salah seorang pedagang Bapak Endang mengatakan, kenaikan ini terjadi sejak Hari Raya Idul Fitri 2026 lalu.

Tayang:
Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Ardhi Sanjaya
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
HARGA DAGING - Penampakan aktifitas jual beli daging sapi di Pasar Anyar Kota Bogor, Rabu (20/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Harga daging sapi di Pasar Anyar naik dari Rp130 ribu menjadi Rp145 ribu per kilogram.
  • Pedagang menyebut kenaikan dolar dan kondisi global membuat harga daging impor ikut meningkat.
  • Pembeli mulai berkurang karena harga mahal, bahkan pedagang memperkirakan harga bisa tembus Rp150 ribu per kilogram.

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Harga daging sapi di Pasar Anyar Kota Bogor meroket naik, Rabu (20/5/2026).

Harga yang biasanya Rp 130 ribu perkilogram saat ini menyentuh angka Rp 145 ribu.

Salah seorang pedagang Bapak Endang mengatakan, kenaikan ini terjadi sejak Hari Raya Idul Fitri 2026 lalu.

“Biasanya Rp 130 ribu. Sekarang dari lebaran terus naik malah bertahan. Tembus Rp 145 ribu sekarang sekilonya,” kata Bapak Endang kepada TribunnewsBogor.com dijumpai di Pasar Anyar.

Kenaikan dolar atau melemahnya rupiah juga sangat berpengaruh.

Kata Endang, pengaruhnya tinggi terhadap harga beli daging sapi.

“Pengaruhnya tinggi. Infonya tanggal 22 itu naik lagi. Satu kilonya itu naik dua ribu. Ya otomatis kita pasti jual diatas harga 150 ribu per kilonya,” ujarnya.

Daging-daging itu berasal dari luar negeri.

Jika dolar naik, kata Endang, cukup berat untuk dirinya yang memang sebagai pembeli.

“Belum lagi kemarin kan perang itu. Itu juga berpengaruh. Sekarang dolar naik. Ya makin berat,” ujarnya.

Pelanggan di lapak miliknya saat ini sudah mulai sepi.

Mereka kerap mengeluhkan harga daging sapi yang terus mengalami kenaikan.

“Sekarang kondisinya sepi ditambah daging mahal. Ya seada adanya alhamdulillah ada yang beli juga,” ucapnya.

Harusnya para penjual mogok berjualan akibat harga naik.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved