Melihat Sungai Ciluar Bogor, Ini Deretan Kampung yang Dilintasi dan Jadi Langganan Banjir

Penamaan Sungai Ciluar ini juga tercatat di peta Belanda tahun 1921 dengan penulisan, Tjiloear.

Tayang:
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Tsaniyah Faidah
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
KONDISI SUNGAI CILUAR - Sungai Ciluar merupakan salah satu sungai di Bogor yang kerap meluap dan menyebabkan banjir ketika hujan deras, Jumat (22/5/2026). 

Tak hanya Kampung Pisang, sedikit mundur dari aliran sungai, di Kampung Kebon Kalapa, Desa Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor yang dilintasi Sungai Ciluar juga bernasib sama.

Kampung Kebon Kalapa ini juga diakui warga sudah puluhan tahun menjadi kampung langganan banjir akibat luapan Sungai Ciluar.

"Dulu pernah tahun 2012 atau tahun berapa gitu, kita sampai sempat ngungsi ke asrama Dishub di atas (bukit). Di sini abis, lebih parah banjirnya," kata Ade, salah satu warga Kampung Kabon Kalapa.

Kemudian kembali mundur ke arah kawasan Kota Bogor, Sungai Ciluar terpantau alirannya bertambah karena bergabungnya aliran dari Sungai Ciheuleut, tepatnya di kawasan Tanah Baru.

Dari kawasan ini pun, warga sekitarnya juga sudah mengeluhkan banjir yang terus berulang.

"Kalau hujan besar lebih dari satu jam, pasti banjir," kata Ketua RT di Kampung Ciheuleut, Saefudin.

Dia mengatakan bahwa dulu sungai tidak seperti sekarang.

Karena menurutnya sungai kini telah mengalami penyempitan.

"Dulu mah terkadang banjir, masuk rumah paling semata kaki. Sekarang mah lebih parah, ketinggiannya pernah lebih dari satu meter," katanya.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved