Pilwalkot Bogor 2024

Bagi-bagi Makanan di Masjid, Tim Atang-Annida Diprotes Gama Pena

Tim Paslon Wali Kota Bogor Atang - Annida mendapat protes dari Gama Pena karena dugaan pelanggaran kampanye.

|
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Vivi Febrianti
Istimewa/Timses Atang
Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor 2024 Atang Trisnanto dan Annida Allivia menyampaikan visi, misi, serta 12 program unggulan yang akan mereka jalankan jika terpilih. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Tim pasangan calon Wali Kota Bogor Atang Trisnanto, dan wakilnya Annida Allivia mendapat protes dari Gabungan Mahasiswa Persaudaraan Etnis Nusantara (Gama Pena) karena dugaan pelanggaran kampanye.

Ketua Gama Pena Desta Lesmana mengecam perbuatan tim Paslon nomor urut 2 yang membagikan makanan di area masjid yang diduga telah melanggar aturan KPU.

"Paslon nomor urut 2 kami duga kuat melakukan hal yang dilarang dalam kampanye tahun ini, di mana mereka memanfaatkan mesjid sebagai media kampanye," kata Desta kepada wartawan, Sabtu (2/11/2024).

Sebab, kata dia, dalam Pasal 57 ayat (1) PKPU 13/2024 dan Pasal 69 UU 8/2015 masjid dan lembaga pendidikan tidak boleh dijadikan sarana atau tempat kampanye.

Desta mengingatkan bahwa tidak ada yang salah dalam konteks berbagi dalam ranah sosial dan agama.

Namun hal tersebut menjadi sesuatu yang dikecualikan dalam kontestasi politik Pilkada.

"Berbagi makanan memang tidak salah. Tapi dalam konteks politik elektoral, hal ini menjadi bermasalah bilamana salah satu paslon melakukannya di area mesjid atau lembaga pendidikan," katanya.

"Kita perlu cermati semangat berbagi makanan di area mesjid tersebut bukan untuk kebaikan itu sendiri, melainkan untuk merebut suara. Jelas ini keliru secara regulasi dan juga moral," sambung dia.

Desta meminta Bawaslu Kota Bogor untuk menindak dugaan pelanggaran tersebut. 

"Kita akan adukan hal ini ke Bawaslu Kota Bogor. Kita harap ada tindakan tegas dari mereka," kata Desta.

Dia berharal jangan sampai visi tegaknya keadilan Pemilihan 2024 kali ini hanya slogan kosong.

Terpisah, Komisioner Bawaslu Kota Bogor Supriyanto Siburian mengatakan bahwa sejauh ini dia belum menerima aduan tersebut.

"Untuk aduan atau laporan sampai saat ini belum masuk," kata Supriyanto saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com, Senin (4/11/2024).

Kata dia, informasi bagi-bagi makanan di masjid itu sudah dia dengar dari masyarakat, namun sementara ini Bawaslu masih melakukan penelusuran untuk kepastiannya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved