Lengkap Sosok Pengintai, Penculik, dan Otak Pembunuhan Kacab Bank BUMN, F Kasih Perintah Jarak Jauh

Lengkap, inilah sosok pengintai, penculik, hingga otak pembunuhan kepala cabang bank BUMN Ilham Pradipta. Sosok F kasih perintah jarak jauh.

Penulis: khairunnisa | Editor: khairunnisa
kolase Kompas.com, Instagram Hampradipta
PEMBUNUHAN KACAB BANK: Ilustrasi kolase lengkap, inilah sosok pengintai, penculik, hingga otak pembunuhan kepala cabang bank BUMN Ilham Pradipta. Sosok F kasih perintah jarak jauh. 

Kata Adrianus, Eras dan para penculik lainnya nekat menjemput paksa korban karena diperintahkan bos besar.

Sosok bos besar itu kata Adrianus adalah berinisial F yang diduga adalah oknum anggota TNI.

Selama melakukan aksi penculikan, Eras mengaku diperintah F dari jarak jauh.

"Faktanya memang bukan mereka (penculik) yang melakukan pembunuhan. Mereka adalah yang melakukan penjemputan paksa dari Jakarta Timur, setelah mereka melakukan penjemputan paksa baru mereka menyerahkan (korban) di Cawang atas arahan melalui telepon dari oknum berinisial F," kata Adrianus Agau dalam wawancara di Kompas.com.

PENCULIKAN KACAB BANK BUMN - CCTV penculikan Ilham Pradipta (KIRI). Pelaku penculikan Eras (KANAN). Perlengkapan Pelaku Saat Culik Kepala Cabang Bank BUMN, Atlet Bikin Guru Kenpo Tak Berkutik
PENCULIKAN KACAB BANK BUMN - CCTV penculikan Ilham Pradipta (KIRI). Pelaku penculikan Eras (KANAN). Perlengkapan Pelaku Saat Culik Kepala Cabang Bank BUMN, Atlet Bikin Guru Kenpo Tak Berkutik (Instagram Polres Manggarai)

Selama proses penculikan, Eras mengaku kepada Adrianus bahwa para penculik tidak menyiksa Ilham.

"Dalam proses perjalanan dari Lo***mart ke Cawang itu mereka (penculik) hanya membuat (menutup) tutup mata (korban) dengan lakban dan di tangannya. Setelah itu mereka menyerahkan (korban) ke eksekutor, kami baru tahu bahwa itu eksekutor," imbuh Adrianus.

Adapun terkait perintah untuk menculik Ilham, Eras mengaku dijanjikan bayaran Rp60 juta oleh F.

Namun hingga kini kata Adrianus, bayaran tersebut tidak dilunasi oleh F.

"Si F ini hanya memberi harapan ke Eras, bahwa 'nanti kamu akan ada kerjaan untuk penagihan'. Tapi penagihan di mana, mereka (penculik) enggak tahu," ujar Adrianus.

Baca juga: Perlengkapan yang Dibawa Penculik Kepala Cabang Bank BUMN, Bos Suruh Mahasiswa Beli di Minimarket

Sosok otak pembunuhan

Selanjutnya, klaster yang terkuak dalam kasus kematian Ilham Pradipta adalah klaster otak pembunuhan.

Polisi berhasil menangkap empat aktor intelektual di balik tewasnya Kacab Bank BUMN, Ilham.

Mereka adalah DH alias Dwi Hartono, YJ, AA, dan C alias Ken.

Dwi Hartono, YJ, dan AA ditangkap di wilayah Solo pada Sabtu (23/8/2025).

Sedangkan Ken diamankan di rumahnya di kawasan PIK, Jakarta Utara pada Minggu (24/8/2025).

Belakangan terkuak sosok salah satu dalang pembunuhan Ilham Pradipta, yakni Dwi Hartono.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved