Pengakuan Brimob yang Lindas Ojol Hingga Tewas, Ungkap Alasan Tak Mundur: Saya Berusaha Selamatkan

Tujuh anggota Brimob yang lindas pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan membuat pengakuan soal kejadian di lokasi.

Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Vivi Febrianti
Kolase Istagram @divisipropampolri
OJOL TEWAS DILINDAS BRIMOB - Pengakuan Brimob yang Lindas Ojol Hingga Tewas, Ungkap Alasan Tak Mundur: Saya Berusaha Selamatkan 

"Oleh karena itu kami menyikapi rekomendasi berikutnya, yaitu mulai hari ini kami lakukan penempatan khusus di Div Propam Polri selama 20 hari terhadap 7 orang pelanggar. Sejak 29 Agustus sampai 17 September," ujarnya.

Ia pun merinci peran ketujuh anggota Brimob tersebut.

"Hasil identifikasi sementara yang sudah kita dapatkan, yaitu ditemukan dua orang yang duduk di depan termasuk pengemudi kendaraan tersebut, dan lima orang lainnya dalam posisi duduk di belakang," kata dia.

Rupanya kendaraan taktis (rantis) itu dikemudikan oleh Bripka R.

"Adapun pengemudi yang mengemudi, Bripka R, sedangkan yang duduk di sebelah pengemudi Kompol C," ujarnya.

"Sedangkan yang duduk di belakang, Aipda R, Briptu D, Bripda M, Baraka J, dan Baraka Y," tambahnya.

Irjen Pol Abdul Karim lahir pada 28 Februari 1974.

Ia merupakan seorang perwira tinggi Polri yang sejak 26 Juni 2024 menjabat sebagai Kepala Divisi Propam Polri.

Abdul Karim merupakan lulusan Akpol 1995 (Patriatama)

Ia berpengalaman dalam bidang reserse.

Jabatan terakhir jenderal bintang dua ini adalah Kepala Kepolisian Daerah Banten.

Selain itu juga dia merupakan putra daerah Sulawesi Selatan yang berasal dari Sinjai. 

Ikuti saluran Tribunnews Bogor di WhatsApp :

https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved