Tangisi Kematian Affan, Pasha Ungu Tetap Bela DPR RI, Ungkap Kerja Wakil Rakyat: Sampai Jam 12 Malam

Meski tangisi kematian Affan Kurniawan yang dilindas rantis Brimob, Pasha Ungu tetap membela DPR RI dengan menunjukkan kinerjanya untuk rakyat.

Penulis: tsaniyah faidah | Editor: Tsaniyah Faidah
Instagram Pasha Ungu
PASHA UNGU BELA DPR - Meski berduka atas wafatnya Affan Kurniawan yang dilindas rantis Brimob, Pasha Ungu tetap membela DPR dengan menyoroti kerja nyata untuk rakyat. 

"Giliran didemo pada ngumpet, giliran ada korban pada cari muka," tulis netizen yang lain.

"Aneh ya dia post ketika sudah ada korban, kemarin waktu kita menyuarakan nggak pernah ditanggepin," tulis netizen lainnya. 

Affan Kurniawan meninggal di tengah demonstran yang menyuarakan kemarahan atas tunjangan DPR.

Rakyat marah lantaran adanya kenaikan tunjangan DPR tidak menunjukkan rasa empati pada menurunnya kondisi ekonomi masyarakat.

Kinerjanya yang dianggap buruk pun dinilai tak sepadan dengan kenaikan tunjangan yang anggota DPR terima.

Kritikan ini membuat Pasha Ungu sebagai anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PAN turut bersuara.

Ia mengaku tunjangan yang diberikan untuk anggota dewan sudah diperhitungkan dengan baik.

Mengenai anggapan bahwa besaran tunjangan itu terlalu besar, menurutnya, tidak bisa dibicarakan di tempat terbuka secara bebas. 

Baca juga: Jawaban Istri Polisi Lihat Ojol Dilindas Rantis, Salahkan Affan : Bukannya Lo Minggir Malah Deketin

Pasha Ungu menilai, persoalan itu mesti dibahas dengan cara duduk bersama. 

Ia juga menjawab suara rakyat yang mempertanyakan kinerja DPR RI selama ini di tengah tunjangan besar yang mereka terima setiap bulan.

Ia menampik tuduhan bahwa anggota DPR tidak bekerja, sebab menurutnya, anggota DPR merupakan representasi masyarakat.

"Kalau DPR dianggap tidak bekerja, mohon maaf saya tidak sepakat," ujarnya dikutip dari YouTube" Curhat Bang Denny Sumargo.

Ia menyebut, anggota DPR cukup banyak bekerja untuk rakyat.

Bahkan, pekerjaannya tak mengenal waktu, layaknya pekerja pada umumnya.

"Kami memang tidak datang jam 7 pulang jam 5 sore. Kami saja rapat RUU Haji sampai jam 12 malam," jelas politikus PAN tersebut.

Ia juga tak setuju jika DPR RI dibubarkan, sebab menurutnya, masih banyak anggota DPR yang bekerja dan loyal terhadap rakyat.

"Jadi kalau dikatakan anggota DPR itu tidak bekerja, apalagi dibubarkan, jangan lah," pungkasnya.

Ikuti saluran Tribunnews Bogor di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved