Terungkap Sosok Oknum Pejabat Diduga Punya 100 Lebih Dapur MBG, Garap di Daerah Terpencil

Seorang pejabat dilaporkan ke Kejagung atas dugaan kepemilikan lebih dari 100 dapur Makan Bergizi Gratis di daerah terpencil.

Tayang:
Penulis: tsaniyah faidah | Editor: Tsaniyah Faidah
istimewa/Dok. Biro Hukum dan Humas
PEJABAT PUNYA DAPUR SPPG - Oknum pejabat dilaporkan ke Kejagung atas dugaan kepemilikan lebih dari 100 dapur Makan Bergizi Gratis di daerah terpencil. 

Ringkasan Berita:
  • Laporan menyeret oknum pejabat memiliki 20 dapur SPPG dan oknum lain yang punya lebih dari 100 dapur di daerah terpencil.
  • MAKI menyebut pejabat aktif dilarang keras mengelola dapur proyek karena rawan memicu praktik kolusi dan nepotisme.
  • Data lokasi dapur sudah diserahkan ke Kejagung, dan MAKI siap menggugat praperadilan jika kasus ini tidak diproses.

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Seorang oknum pejabat dilaporkan atas dugaan kepemilikan lebih dari 100 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Fasilitas penyedia makanan tersebut dibangun di kawasan pelosok yang jauh dari jangkauan pengawasan.

Berkas pengaduan resmi mengenai masalah ini diserahkan ke Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Selasa (9/6/2026).

Dokumen laporan memuat data nama serta titik lokasi detail koordinat dari dapur umum yang bermasalah.

Berdasarkan berkas yang masuk, keterlibatan pihak internal ini terbagi dalam dua kelompok jabatan yang berbeda di tingkat struktural eselon pemerintahan.

"Ya sebenarnya saya menyerahkan informasi lah disertai data, jadi ada dua klaster, Eselon I dan Eselon II," kata Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman.

Kelompok pertama di dalam laporan melibatkan seorang pejabat tingkat Eselon I berinisial IRA.

Dari data yang dikumpulkan, IRA diduga memiliki sekitar 20 dapur MBG.

Seluruh wilayah operasional dapur milik pejabat Eselon I tersebut berada di Pulau Jawa.

Temuan mengenai jatah dapur pejabat Eselon I itu sudah dikantongi sejak Senin (8/6/2026).

Namun, setelah ditelusuri kembali, ditemukan kasus lain di lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN) yang jumlahnya jauh lebih banyak.

Kasus kedua ini melibatkan pejabat Eselon II berinisial TSA.

Baca juga: Sony Sonjaya Ungkap Isi Chat 26 Tokoh yang Rebutan Dapur MBG, Ogah Dicap Aktor Utama Jual Beli SPPG

"Mengagetkan lagi, saya dapat temuan kasus BGN ini diduga ada pejabat setara Eselon II yang punya dapur umum sekitar diatas 100. Sementara kemarin temuan saya setara Eselon I bahkan punya 20-an dapur umum," sambungnya.

TSA diduga menggunakan wewenang jabatannya yang membawahi wilayah pinggiran.

Area operasional tersebut masuk dalam kategori daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved